Logo Header Antaranews Jateng

Bom Menghujani Damaskus

Jumat, 23 November 2012 09:27 WIB
Image Print
Kerusuhan di Suriah meletus pada Maret 2011, ketika pemrotes turun ke jalan untuk menyerukan penggulingan Presiden Bashar al-Assad dan pasukan Suriah dituduh menembaki pemrotes. Setelah itu ketegangan terus meningkat.(REUTERS/Sana/Handout)

Hari Kamis dimulai dengan mendaratnya beberapa bom mortir di permukiman Al-Mazzeh, menimbulkan kerusakan material dan melukai beberapa orang, beberapa pegiat dan media pro-pemerintah.

Menurut mereka, bom tersebut menghantam satu bangunan tempat tinggal dan sekitar sekolah di Al-Mazzeh.

Selain itu laporan media lokal yang dikutip Xinhua menyebutkan, satu peledak yang dilekatkan di bawah sebuah mobil meledak di Distrik Barzeh, Damaskus, dan melukai pengemudi kendaraan tersebut.

Beberapa kelompok bersenjata juga menembakkan bom mortir ke Distrik Al-Midan, Damaskus, tapi hanya menimbulkan kerusakan fisik bangunan.

Di Lapangan Al-Abbasiyah di Damaskus, beberapa pria bersenjata melepaskan tembakan secara membabi-buta ke satu bus penumpang, menewaskan seorang penumpang dan melukai beberapa orang lagi, kata blog berita Syria Press.

Beberapa pegiat juga melaporkan jatuhnya banyak bom di sekitar pertokoan di Jalan Raya Damaskus-Daraa, dan melukai banyak orang.

Beberapa pegiat menambahkan satu bom menghantam satu rumah di Distrik Kafar Souseh, yang dilanda konflik, dan melukai dua anak kecil.

Peristiwa paling akhir tersebut terjadi saat bentrokan dan pertempuran masih berkecamuk di pinggiran selatan Damaskus, dan tak ada tanda akan mereda kendati tentara pemerintah terus melancarkan operasi.

Pemerintah dan gerilyawan saling tuding mengenai pemboman sementara banyak warga sipil cedera akibat kerusuhan tiada henti itu.

(C003)



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026