Logo Header Antaranews Jateng

Dinas Ramai-Ramai Ajukan Penambahan Biaya BBM

Rabu, 26 September 2012 17:42 WIB
Image Print

"Pada APBD Perubahan ini kami mengajukan penambahan anggaran Rp80 juta dan separohnya untuk penambahan biaya operasional," kata Sekretaris Dinas Kebakaran Kota Semarang Mubagyo Dwi Basuki di Semarang, Rabu.

Tingginya penambahan pada biaya tersebut karena diperuntukkan operasional kendaraan di Dinas Kebakaran termasuk mobil pemadam kebakaran sebanyak 23 unit.

"Sekarang mobil operasional tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi, sehingga anggaran meningkat," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Semarang Rusdiana juga mengatakan bahwa tempatnya juga mengajukan tambahan biaya operasional.

Rusdiana menambahkan bahwa di tempatnya tidak ada mobil yang digunakan untuk patroli, tetapi penambahan anggaran diperuntukkan untuk operasional mobil dinas.

"Penambahan anggaran Rp11,4 juta digunakan untuk biaya operasional enam bulan dan jumlah anggaran yang kami ajukan sesuai jumlah kendaraan dinas," kata Rusdiana.

Sementara itu, Camat Semarang Selatan Kukuh mengaku dirinya mengikuti aturan yang berlaku yakni menggunakan BBM nonsubsidi termasuk jika menggunakan sepeda motor.

"Sesuai regulasi, seluruh kendaraan dinas tidak diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi, sehingga biaya BBM melebihi voucher yang kami terima," katanya.

Kukuh mengaku setelah pemberlakukan larangan menggunakan BBM bersubsidi, biaya operasional meningkat. Apalagi kendaraan dinasnya boros BBM karena sudah tua.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026