
Ditjen Bea Cukai Butuh 2.000 Pegawai pada 2013

"Tahun ini kita mendapat 760 orang, pada 2013 kira-kira kita mendapat 2.000-an orang," ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.
Agung menjelaskan kebutuhan pegawai tersebut sangat mendesak karena jumlah pegawai Ditjen Bea dan Cukai saat ini berjumlah 10.127 orang belum memadai untuk melakukan tugas pemungutan dan pengawasan secara efektif.
Untuk itu, penerimaan pegawai sebanyak 2.000 orang tersebut akan dibuka seluas-luasnya tidak hanya untuk mencari anak buah kapal seperti tahun ini, namun juga tenaga administrasi dengan keahlian tertentu.
"Semua lini sudah kami hitung, ada ahli laboratorium, untuk penanganan cukai dan pelayanan juga perlu ada tambahan. Demikian pula administrasi internal perlu tambahan, jadi memang banyak," ujar Agung.
Menurut dia, jumlah permintaan penambahan pegawai tersebut tidak sebanyak permintaan Ditjen Pajak yang membutuhkan hingga 30 ribu pegawai baru karena saat ini Ditjen Bea dan Cukai akan melakukan efektivitas kerja organisasi.
"Kalau perlu kita tinggal lihat, menambah pegawai atau sarana dan prasarana atau perbaiki organisasinya. Semua itu kita tinjau ulang," ujarnya.
Menurut rencana, Ditjen Bea dan Cukai akan menambah pegawai untuk posisi baru atau menggantikan pegawai yang memasuki masa pensiun hingga 2017 sebanyak 6.065 orang.
Dengan demikian, pada empat tahun mendatang jumlah pegawai dalam institusi Bea dan Cukai akan mencapai 15 ribu orang.
Jumlah pegawai yang bertambah tersebut dibutuhkan karena mulai 2014 ada beberapa bandara baru yang mulai dibuka, termasuk pengembangan Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.
Saat ini, petugas Ditjen Bea dan Cukai bertugas mengawasi 98 pelabuhan laut, 14 pelabuhan feri internasional, 21 bandar udara internasional dan 13 pos lintas batas.
Pewarta: -
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
