
Orangutan Solo Safari lepas hebohkan warga

Solo (ANTARA) - Satu individu orangutan koleksi Solo Safari lepas dari kandang hingga menghebohkan warga sekitar.
Salah satu saksi mata Eko di Solo, Jawa Tengah, Selasa mengatakan orangutan tersebut tiba-tiba melompat dari kawasan Solo Safari dan menyeberang jalan menuju kawasan pedagang yang ada di sebelah barat Solo Safari.
Beredar video, orangutan tersebut juga menjatuhkan beberapa sepeda motor milik warga.
“Terus diatasi sama pihak Solo Safari. Tadi dibawakan aring. Tadi proses penangkapan mungkin ada sekitar setengah jam,” katanya.
Terkait hal itu, pihak Solo Safari mengkonfirmasi kebenaran kejadian tersebut. Marketing Manager Solo Safari Danu Widi Krismara mengatakan setelah menerima informasi terkait kejadian, Taman Safari Indonesia (TSI) Group segera mengerahkan tim internal yang memiliki kompetensi dalam penanganan satwa untuk melakukan pengamanan di lapangan.
“Proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.
Ia mengatakan tim berhasil mengamankan orangutan dan mengembalikannya ke exhibit dalam kondisi terkendali.
“Dalam proses tersebut, TSI Group memastikan penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan publik sekaligus kesejahteraan satwa, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari standar pengelolaan satwa kami,” katanya.
Setelah situasi terkendali, dikatakannya, TSI Group melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rangkaian kejadian, termasuk aspek prosedur dan sistem pengamanan. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk penguatan pengamanan guna memastikan kejadian serupa dapat diminimalkan di kemudian hari.
“TSI Group memahami kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan warga di sekitar UNS akibat insiden ini. Kami menyampaikan permintaan maaf atas kekhawatiran yang timbul dan menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, serta kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
