Logo Header Antaranews Jateng

Pendukung Jokowi Dilarang Konvoi

Kamis, 20 September 2012 16:10 WIB
Image Print
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama memperoleh dukungan suara paling banyak dalam Pilkada DKI Jakarta menurut hasil hitung cepat beberapa lembaga survei. (ANTARA/Prasetyo Utomo)

Larangan tersebut disampaikan Rudy baik kepada simpatisan PDIP maupun pendukung Jokowi di Solo, Kamis, terkait hitung cepat hasil Pilkada DKI Jakarta.


"Kepada seluruh pendukung Jokowi kami minta tetap menjaga Kota Solo tetao kondusif, aman, dan tentram," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, warga diminta tidak melakukan kegiatan yang merugikan kepentingan masyarakat dan kepentingan umum, serta tidak terpancing dan terprovokasi dengan ajakan-ajakan orang lain yang tidak bertanggung jawab.

"Apapun hasilnya dalam penghitungan suara Pilkada DKI, dilarang melakukan kegiatan hura-hura atau konvoi," tegasnya.

Beberapa tempat di Solo ramai dipadati pendukung Jokowi untuk mengikuti hitung cepat hasil Pilkada DKI Jakarta di salah satu TV swasta.

Seperti di rumah Wiyono yang merupakan paman dari Jokowi, sejak pukul 12.00 WIB ramai didatangi warga yang sebagian besar memakai baju kotak-kotak untuk hitung cepat tersebut.

Warga Solo juga berkumpul di Kantor DPC PDIP Kota Surakarta di Kampung Brengosan maupun di Sriwedari Plasa untuk bersama-sama mengikuti "quick count" hasil Pilkada DKI Jakarta.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026