Logo Header Antaranews Jateng

Jenang Jaket Banyumas "Kebanjiran" Pesanan

Jumat, 3 Agustus 2012 15:58 WIB
Image Print
Jenang jaket (tokobanyumas.com)

"Pemesan umumnya merupakan perantau yang memesan jenang jaket terlebih dulu sebelum mudik ke Banyumas," kata perajin jenang jaket, Salimin di Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jumat.

Menurut dia, pesanan jenang jaket sepekan menjelang Lebaran biasanya meningkat tiga kali lipat dari kondisi normal.

Dalam kondisi normal, kata dia, produksi jenang jaket rata-rata sebanyak 3 kuintal per hari.

"Namun menjelang Lebaran, produksinya bisa mencapai 1 ton per hari," katanya.

Kendati demikian, dia mengaku pembuatan jenang jaket dilakukan mendadak atau satu hari sebelum pesanan diambil.

Menurut dia, hal itu dilakukan agar jenang tidak kedaluwarsa.

Ia mengatakan, harga jenang jaket tidak mengalami kenaikan, yakni tetap sebesar Rp18 ribu per kilogram untuk jenang biasa dan Rp20 ribu per kilogram untuk jenang yang diberi wijen.

Jenang jaket merupakan salah satu makanan khas Banyumas yang terbuat dari campuran tepung ketan, santan kelapa, dan gula kelapa.

Oleh karena itu, kata "jaket" dalam makanan khas ini sebenarnya kependekan dari jenang asli ketan.

Jenang jaket memiliki keunikan tersendiri, yakni sangat kenyal namun tidak lengket dan kadang ada yang dicampur dengan wijen.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026