Logo Header Antaranews Jateng

Babi Hutan Rusak Ladang Jagung di Banjarnegara

Jumat, 3 Agustus 2012 14:37 WIB
Image Print
ilustrasi babi hutan

"Kawanan babi hutan itu mulai menyerang ladang sejak dua pekan terakhir," kata Purwono (38), warga Desa Sidakangen RT 02 RW 03, Kalibening, Jumat.

Ia menduga, kawanan babi hutan itu kesulitan mendapatkan pakan berupa cacing akibat kemarau sehingga keluar dari habitatnya di kawasan hutan pinus milik Perhutani.

Bahkan, kata dia, kawanan babi hutan sudah berani mendekati kandang sapi dan kambing guna mencari cacing.

"Warga mulai resah karena ternak mereka ketakutan terhadap kawanan babi hutan tersebut," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, setiap malam sebagian warga meronda di sekitar ladang maupun kandang sembari menunggu waktu sahur.

Seorang warga Desa Majatengah RT 02 RW 03, Kalibening, Slamet (27) mengharapkan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dapat segera membantu mengatasi serangan babi hutan karena saat ini tanaman jagung dan singkong sudah berbuah.

Sementara di Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, kawanan babi hutan dilaporkan sering kali muncul di tengah pemukiman penduduk sehingga membuat warga setempat ketakutan.

"Kami khawatir kawanan babi hutan muncul di tengah pemukiman itu justru menyerang warga," kata warga setempat, Adhe (32).

Seorang pemburu di Kecamatan Kalibening, Marno mengaku sering dipanggil untuk berburu babi hutan namun kadang hanya mendapatkan dua ekor karena keterbatasan jumlah anjing pemburu.

"Saat puncak musim kemarau seperti sekarang ini, kawanan babi hutan memang sering kali masuk perkampungan. Namun upaya perburuan tidak serta-merta menjadikan desa-desa di sekitar hutan terbebas dari gangguan babi hutan karena populasi binatang ini cukup banyak," katanya.

Seperti diketahui, kawanan babi hutan pernah menyerang puluhan hektare ladang jagung dan ketela di Kecamatan Kalibening pada April silam.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026