Logo Header Antaranews Jateng

12 rumah warga Demak hanyut terbawa arus banjir

Senin, 6 April 2026 21:08 WIB
Image Print
Anggota BPBD Demak, Jawa Tengah, berdiri di antara puing-puing rumah warga yang diterjang derasnya arus air banjir yang terjadi pada Jumat (3/4), di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak, akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang. ANTARA/HO-BPBD Demak

Demak (ANTARA) - Banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah akibat tanggul Sungai Tuntang jebol di enam lokasi tidak hanya mengakibatkan genangan air, tetapi juga mengakibatkan 12 rumah warga hanyut diterjang derasnya arus serta beberapa rumah rusak berat dan ringan.

"Belasan rumah warga yang hanyut berada di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak yang berlokasi dekat dengan jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Jumat (3/4)," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Suprapto di Demak, Senin.

Selain mengakibatkan 12 rumah warga hanyut terbawa derasnya arus banjir, kata dia, terdapat enam rumah warga yang juga mengalami kerusakan berat, serta sembilan rumah rusak ringan. Sehingga total ada 27 rumah warga yang terdampak.

Untuk saat ini warga yang rumahnya tidak bisa ditempati mengungsi sementara ke rumah sanak saudaranya.

Tim BPBD Demak bersama para relawan juga sudah diterjunkan ke lokasi banjir yang saat ini sudah surut. Selain melakukan droping air bersih, hari ini mereka melanjutkan upaya pembersihan jalan desa dari lumpur yang terbawa banjir setelah genangan surut pada Minggu.

Truk tangki air milik BPBD yang sebelumnya digunakan untuk droping air bersih, kini difokuskan untuk pembersihan jalan, agar warga bisa beraktivitas kembali dengan lancar karena sebelumnya dipenuhi lumpur.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak Agus Herawan mengungkapkan warga terdampak banjir yang rumahnya rusak juga mendapatkan bantuan sembako.

Apalagi, terdapat warga yang kehilangan tempat tinggal karena rumahnya terbawa arus banjir sehingga harta bendanya juga ikut hanyut.

Banjir yang terjadi di Kabupaten Demak disebabkan karena tanggul jebol, yakni di Desa Trimulyo terdapat tiga lokasi dengan panjang 30 meter dan 10 meteran, sedangkan di Desa Sidoharjo ada tiga lokasi dengan panjang 15 meteran.

Akibat banjir tersebut, sebanyak 2.116 rumah dan 7.606 jiwa terdampak. Sedangkan yang mengungsi mencapai 2.839 jiwa yang berasal dari sembilan desa dari empat kecamatan.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026