
Jalan Alternatif Magelang-Boyolali Rusak Parah

Berdasarkan pantauan di Magelang, Selasa, sekitar enam kilometer jalan tersebut rusak akibat lapisan aspal mengelupas dan beberapa titik di antaranya bergelombang.
"Jalan ini sebenarnya sudah lama rusak. Upaya perbaikan sudah diupayakan pemerintah, namun hanya di beberapa titik saja. Sedang titik lainnya, hanya sebatas menambal yang berlubang saja," kata warga Mungkid, Kuswandi.
Warga Sawangan, Johan, mengatakan, sejak jalan tersebut rusak, sering terjadi kecelakan di tempat itu. Umumnya, dialami para pengendara roda dua yang terjatuh atau bertabrakan karena menghindari jalan yang berlubang.
"Sebaiknya bukan hanya menambal, tetapi diaspal total. Jika perlu, diganti dengan cor semen, agar tidak mudah tergerus air. Hal ini penting dilakukan karena jalan ini merupakan jalan ekonomi, wisata sekaligus jalur alternatif Boyolali-Magelang," katanya.
Selain jalur tersebut, di wilayah Kabupaten Magelang ada tiga ruas jalan lain yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat akibat jembatan penghubung putus diterjang banjir lahar beberapa waktu lalu.
Tiga ruas jalan tersebut adalah jalan Tlatar-Talun di Kecamatan Dukun, jalan Mendut-Tanjung di Muntilan dan jalan Dukun-Ngargomulyo di Kecamatan Dukun.
"Di tiga jalur tersebut sebenarnya sudah dibangun jembatan darurat. Namun, hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Energi, dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Magelang Heryanto.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
