
Sekolah Karangturi Siapkan Siswa Jadi Wirausahawan

"Melalui pola pendidikan yang diterapkan, kami berupaya mendidik siswa menjadi 'entrepreneur'," kata Wakil Ketua Dewan Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Karangturi Semarang Haryanto Halim di Semarang, Minggu.
Hal tersebut diungkapkannya usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-83 Sekolah Karangturi, sekaligus perayaan kemenangan tim paduan suara sekolah itu pada "World Choir Games 2012" di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat.
Menurut dia, visi mendidik calon-calon "entrepreneur" itu memang dilatarbelakangi bahwa sebagian besar orang tua siswa di Sekolah Karangturi Semarang selama ini yang juga para "entrepreneur" atau pengusaha.
"Tentu saja, para orang tua menginginkan anak-anaknya kelak menjadi 'entrepreneur' sehingga proses pendidikan harus selaras dengan penanaman jiwa 'entrepreneurship', salah satunya kemandirian," kata Haryanto.
Ketua Dewan Pertimbangan Yayasan Pendidikan Karangturi Semarang Budi Dharmawan mengakui bahwa pendidikan memang menjadi kunci kesuksesan bangsa dalam bersaing dengan bangsa-bangsa lain, terutama pendidikan dasar.
"Kalau pendidikan dasarnya sudah dipegang, ya ada peluang kita akan sukses. Namun, jika pendidikan dasarnya saja kalah dengan negara-negara lain, tidak ada harapan bisa bersaing," kata Ketua Yayasan Obor Tani itu.
Ia mengatakan bahwa Indonesia selama ini memiliki keunggulan berupa tanah yang sangat subur, tetapi produk-produk pertanian yang dihasilkan pra petani selalu kalah dibandingakn produk petani negara lain.
"Indonesia ini tanahnya sangat subur. Namun, setiap menanam padi kenapa selalu kalah dengan negara lain? Setiap menanam kedelai selalu kalah juga? Menurut saya, persoalan sebenarnya ada di pendidikan," kata Budi.
Berkaitan dengan kemenangan Tim Paduan Suara Sekolah Karangturi di "World Choir Games 2012", Ketua Dewan Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Karangturi Edy Wiranto mengaku prestasi itu harus terus ditingkatkan.
"Kemenangan ini sekaligus mempertahankan gelar juara untuk kategori 'children's choir' pada ajang serupa sebelumnya di China. Kami harus bersiap untuk mengikuti kejuaraan serupa dua tahun mendatang," katanya.
Pada ajang "World Choir Games 2012" di Cincinnati, Ohio, AS, "Karangturi Choir" meraih medali emas untuk "children's choir", kemudian "scenic folklore" dan "music of the religions" masing-masing meraih perak.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
