
Musim Panen Tebu, Harga Gula Pasir Turun

Menurut Setiawan (63) agen gula di Pasar Johar Semarang, Jumat, penurunan harga gula sebenarnya sudah terjadi sejak seminggu yang lalu karena sekarang ini sedang musim panen tebu di sejumlah daerah penghasil.
"Penurunan gula pasir yang paling besar, sekitar 10 persen dibandingkan sebelumnya. Kalau gula aren hanya turun sedikit karena memang tidak dibuat dari tebu sehingga tidak pengaruh dengan panen tebu," katanya.
Ia menyebutkan harga gula pasir seminggu lalu sempat mencapai Rp13.000/kilogram namun sekarang ini sudah turun jadi Rp11.500/kg, sementara harga gula aren turun Rp2.000-3.000 setiap sepuluh kilogramnya.
"Kalau gula aren hitungan harganya memang borongan setiap 10 kg, berbeda dengan gula pasir. Biasanya harga gula aren sekitar Rp125.000/10 kg namun sekarang harganya sudah menjadi Rp122.000-123.000/kg," katanya.
Untuk gula aren, kata dia, biasanya para pedagang rata-rata mengambil gula aren minimal 60 kilogram untuk dijual kembali secara eceran, sementara penjualan gula pasir dan aren sampai sekarang masih stabil.
Hal senada diungkapkan Lina (42) pedagang sembako di kawasan Pecinan Semarang mengakui terjadinya penurunan harga gula sejak sekitar seminggu yang lalu, baik gula pasir maupun gula aren.
"Saya ambil gula pasir dari distributor biasanya Rp13.000/kg, kemudian saya jual eceran seharga Rp13.500/kg. Namun, sekarang ini harga kulakannya sudah turun menjadi Rp11.500/kg dan saya jual kembali Rp12.000/kg," katanya.
Ia mengakui tidak mengetahui penyebab penurunan harga gula tersebut, namun penurunan harga gula pasir saat ini memang cukup besar dibandingkan dengan penurunan harga gula aren.
"Gula jawa (gula aren, red.) sebelumnya saya ambil dari Pasar Johar seharga Rp125.000 setiap 10 kilogram, kemudian saya ecer dengan harga Rp13.000/kg. Sekarang, harganya sudah turun jadi Rp122.000 setiap 10 kilogram," katanya.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
