
Cristian Eduardo Kemungkinan Tidak Diturunkan Lawan PSIM

"Pemainnya Cristian Eduardo Carrasco latihan sendiri karena dia sedang cedera. Dia bisa diturunkan atau tidak melawan PSIM keputusan terakhir, Kamis (5/7) sore," kata Pelatih Persita Tangerang, Elly Idris usia uji coba lapangan di Stadion Manahan Solo, Rabu petang.
Menurut dia, Carrasco mengalami cedera saat bermain di Blitar beberapa waktu lalu. Akan tetapi, jika dia tidak bisa diturunkan di semifinal lawan PSIM, Persita sudah menyiapkan beberapa pemain untuk mengisi posisi striker asal Chili itu.
"Saya sudah mengantisipasi pengganti Carrasco, yakni Muhammmad Agus Salim, RIzky Rizal Ripora, dan Leonardo Adrian Veron," katanya.
Meskipun timnya hanya melakukan persiapan dua hari saja, Maman dan kawan-kawan akan beramain maksimal untuk mengalahkan PSIM agar bisa maju ke final.
"Empat tim yang masuk semifinal semuanya memiliki peluang ke final karena mereka memiliki kualitas hampir sama. Siapa yang siap dan dapat memanfaatkan peluang bisa menjadi juara," katanya.
Menyinggung kekuatan calon lawan, yakni PSIM yang belum pernah mengalahkan Persita, dia mengatakan bahwa pertandingan semifinal ini berbeda dengan saat kompetisi. Apalagi keempat tim akan bermain penuh semangat untuk bisa lolos ke final.
Tim PSIM, kata dia, memiliki tiga pemain asing trio Belanda, yakni Emile Emanuel Anthony Lingkers, Lorenzo Yoffery Rimkus, dan Kristian Adelmund.
"Persita saat putaran pertama bermain seri 1-1 atas PSIM. Namun, Persita bisa menang 4-1 lawan PSIM di Tangerang," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, dengan hasil tersebut dapat untuk menjadi modal pemainnya agar bisa percaya diri di lapangan saat menghadapi PSIM.
Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta Hanafing mengatakan bahwa pihaknya ke Solo membawa 18 pemain, dan tiga pemain asing asal Belanda dapat diturunkan semua.
Namun, kata dia, semua tim yang masuk semifinal hampir merata kekuatannya untuk bisa lolos ke final.
Bagi Nova Zaenal dan kawan-kawan yang terpenting dapat bermain konsisten, terutama menekankan mental bertanding agar lebih baik.
"Kami tidak melakukan uji lapangan di Stadion Manahan Solo karena anak-anak sudah terbiasa bermain di kota ini," katanya.
Mengenai soal suporter PSIM yang kemungkan yang mendukung di Stadion Mahanan tidak seperti biasanya, dia mengatakan, "Tidak masalah karena bagi kami yang terpenting bisa menampilkan permainan yang terbaik, bisa masuk final dan menjuarai Divisi Utama LI."
Pemain lawan yang perlu diwaspadai, kata dia, striker Persita Cristian Eduardo Carrasco. Akan tetapi, pemain asal Chili itu pernah ditangani sehingga pihaknya tahu kelemahan dan kelebihan pemain yang sering membahayakan gawang lawannya itu.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
