Logo Header Antaranews Jateng

Jateng bakal perluas pemanfaatan CNG

Kamis, 9 Juli 2026 23:42 WIB
Image Print
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera memperluas pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti elpiji, terutama untuk konsumsi rumah tangga.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam pernyataan di Semarang, Kamis, mengatakan selama ini pemanfaatan CNG di Jateng telah berjalan di sejumlah sektor dan ke depan akan terus diperluas, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Peluncuran Mandatori bahan bakar B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Langkah tersebut semakin diperkuat setelah Presiden Prabowo Subianto melihat praktik baik pemanfaatan CNG di Jateng sebagai percontohan untuk diterapkan secara nasional.

Menurut dia, Jateng memiliki potensi gas alam yang sangat, dan CNG merupakan salah satu potensi yang luar biasa tersebut.

Bahkan, kata dia, CNG juga sudah banyak digunakan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Dalam acara peresmian tersebut, Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung terkait dengan penggunaan CNG di Jateng yang sudah sangat banyak.

Praktik pemanfaatan CNG tersebut akan diteruskan di tingkat nasional.

"Baru kita ketahui bahwa kita punya CNG, di Jateng penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan," katanya.

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa kemandirian energi sangat vital bagi kelangsungan hidup suatu bangsa.

Ia bersyukur bahwa Indonesia dikaruniai sumber energi yang luar biasa. Program seperti B50 dan CNG bukan sekadar pencapaian teknologi, tetapi bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.

"Kita memiliki cadangan geothermal yang sangat besar, kita memiliki cadangan batubara salah satu terbesar di dunia, cadangan gas besar," katanya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026