Logo Header Antaranews Jateng

PNM Rembang terus memperluas akses pembiayaan untuk dukung pelaku usaha mikro

Jumat, 1 Mei 2026 18:44 WIB
Image Print
Kegiatan klasterisasi olahan ikan oleh PNM Rembang di Balai Desa Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dengan pelatihan pembuatan kue kering berbahan isian ikan. (ANTARA/Gunawan.)

Blora (ANTARA) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, terus memperluas layanan pembiayaan kepada masyarakat melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).

Kepala PNM Rembang Indri Ayu di Rembang, Jumat, menyampaikan bahwa kedua program tersebut menjadi andalan dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan ultra mikro.

Program Mekaar menawarkan pembiayaan tanpa agunan dengan plafon mulai dari Rp3 juta hingga Rp15 juta. Program ini ditujukan bagi perempuan prasejahtera yang menjalankan usaha ultra mikro.

"Selain akses permodalan, para nasabah juga mendapatkan pendampingan usaha secara rutin guna meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha," ujarnya.

Sementara itu, melalui program ULaMM, PNM menyediakan pembiayaan dengan skala lebih besar untuk mendukung pengembangan usaha mikro yang lebih mapan.

Hingga April 2026, jumlah nasabah PNM di Kabupaten Rembang tercatat sebanyak 41.320 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37.860 nasabah tergolong lancar dalam memenuhi kewajiban pembiayaan.

"Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan pembiayaan inklusif, sekaligus mencerminkan kualitas penyaluran kredit yang tetap terjaga dengan baik," ujarnya.

Dalam hal layanan, kata dia, PNM telah menjangkau 14 kecamatan di Kabupaten Rembang dengan operasional di 10 titik kantor unit kerja.

Adapun sebaran jumlah nasabah yang dikelola di masing-masing kantor unit meliputi Sumber sebanyak 4.080 nasabah, Rembang kota 4.950 nasabah, Pamotan 3.070 nasabah, Lasem 3.700 nasabah, Sedan 3.900 nasabah, Sarang 7.600 nasabah, Kragan 5.800 nasabah, Sulang 2.850 nasabah, dan Kaliori 2.300 nasabah.

"Program PNM Mekaar telah hadir di Kabupaten Rembang sejak 2017 dan terus menunjukkan perkembangan hingga saat ini," ujarnya.

Selain pembiayaan, PNM juga aktif mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).

"Program ini menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi nasabah UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan," ujarnya.


Baca juga: Ratusan mahasiswa UIN Walisongo Semarang kunjungi Semen Gresik pabrik Rembang



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026