
"Long march" relawan pemekaran Brebes Selatan tiba di Semarang

Semarang (ANTARA) - Aksi "long march" yang dilakukan dua relawan dari Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes, yang bertolak dari Kecamatan Bumiayu akhirnya tiba di tujuan, yakni Kota Semarang.
Wawan Hadi Priyanto dan Abdul Hamid Sugandi menyempatkan mampir Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Tengah yang berlokasi Jalan Imam Bonjol Nomor 185, Semarang, Rabu.
Mereka berikhtiar memperjuangkan aspirasi untuk pemekaran wilayah Bumiayu dan sekitarnya yang selama ini masuk Kabupaten Brebes, menjadi Kabupaten tersendiri, yakni Brebes Selatan.
"Kami mulai berjalan berangkat Minggu (19/4). Jalan pagi siang malam. Alhamdulillah terus semangat. Kalau malam istirahat (tidur, red.) di masjid," kata Hamid, menceritakan perjalanannya.
Setiap lima waktu ibadah shalat, mereka tunaikan di masjid atau mushalla yang ditemui di sepanjang jalan, sekaligus sebagai kesempatan untuk beristirahat sejenak.
Mereka terkadang beruntung jika di sepanjang perjalanan ada warga yang berkenan memberikan tumpangan saat larut malam, seperti ketika masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara sempat bermalam di kediaman Kades Hoho.
"Tidak di rumahnya (bangunan rumah utama Kades Hoho, red.), tapi di sana disediakan tempat untuk tidur (bermalam, red.)," katanya.
Rekannya, Wawan juga kebetulan anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) sehingga terkadang mereka bermalam di sekolah atau pondok pesantren.
Ketua Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes Agus Sutiyono menjelaskan bahwa "long march" adalah upaya yang dilakukan setelah beberapa kali mencoba audiensi dengan Gubernur Jateng.
"Kami sudah dua kali mengajukan audiensi ke Gubernur Jateng. Pada 27 November 2025 itu datang satu bus, ditemui kabiro otda, lalu 15 Desember 2025 datang dengan empat bus ditemui asisten setda," katanya.
Karena belum juga berhasil bertemu Gubernur Jateng, kata dia, mereka melalui dua relawannya melakukan aksi damai yang ketiga, yakni "long march" menempuh jarak sejauh 180 kilometer.
Sebagai tujuan akhir, mereka akan melanjutkan "long march" menuju ke Kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan Nomor 9 Semarang, Kamis (30/4), ditemani juga oleh rekan-rekan aliansi.
Sementara itu, anggota DPD RI asal Jateng Abdul Kholik yang menemui mereka mengatakan bahwa aspirasi pemekaran wilayah Brebes Selatan sudah lama, yakni sejak 1969 dan sudah pernah diparipurnakan di DPRD Jateng pada 2018.
Menurut dia, usulan pemekaran wilayah tersebut juga sudah memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis, namun terhenti di tingkat provinsi karena ada moratorium pemekaran wilayah.
"Kami juga setuju kalau pemerintah daerah, Pemprov Jateng tetap memproses usulan (ke pusat, red ) walaupun masih moratorium. Sehingga, ketika moratorium (dicabut, red ) tidak ketinggalan usulannya," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
