
Ribuan warga di Solo Raya padati Purbayan Syawalan di Sukoharjo

Sukoharjo (ANTARA) - Ribuan warga di Solo Raya memadati acara Purbayan Syawalan yang digelar oleh salah satu tokoh masyarakat setempat Tuntas Subagyo di Taman Ratu Maulidya, Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin malam.
Pada kegiatan tersebut, masyarakat dihibur dengan pergelaran musik yang menghadirkan musik campursari serta kelompok musik Aftershine.
Pada kegiatan itu, pemilik acara juga membagikan sebanyak 212 hadiah untuk para warga. Beberapa hadiah yang dibagikan di antaranya motor listrik, televisi, dan kulkas.
Sebagai puncak acara, juga didatangkan Ustaz KH Anwar Zahid. Salah satu warga yang datang Siti Umiatun mengatakan sengaja datang ke acara tersebut karena ingin mengikuti pengajian Ustaz Anwar Zahid.
“Kalau saya sempat selalu ikut, terutama yang dekat-dekat,” kata warga Ngawi itu.
Ia mengaku sengaja datang dari Ngawi bersama rombongan pengajian tempatnya tinggal.
“Tadi sampai sini sekitar jam 14.00 WIB, sudah banyak juga yang sampai sini,” katanya.
Sementara itu, Tuntas Subagyo yang juga merupakan Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) menyelenggarakan dua sesi kegiatan yakni halal bihalal dan pengajian.
Dalam puncak acara, sebanyak 7.000 ketupat dibagikan pada warga yang hadir. Tuntas yang lahir dan tumbuh di Desa Purbayan, Baki, Sukoharjo mengatakan kegiatan kali ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Ramadan 2026.
“Tadi sore kami sediakan 7.000 ketupat untuk dinikmati bersama. Ini adalah upaya kami menciptakan kegiatan positif sekaligus mempererat kerukunan antarwarga,” katanya.
Beberapa acara sudah diselenggarakan sebelumnya, di antaranya pengajian Nuzulul Quran, festival takbir, hingga lomba tilawatil quran, rangkaian ditutup dengan Purbayan Syawalan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus terselenggara dan menjadi pengikat kerukunan warga. Menurutnya, kerukunan merupakan modal untuk mendapatkan tujuan.
“Kerukunan menjadi modal utama, kalau rukun maka semua tujuan akan dicapai dengan mudah. Saya berharap semua warga dan masyarakat tetap rukun dan ini menjadi modal untuk mencapai kehidupan lebih baik ke depan,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
