Logo Header Antaranews Jateng

Rumah Terapi Sentra Terpadu Kartini Temanggung diresmikan Kemensos

Senin, 6 April 2026 16:52 WIB
Image Print
Ketua PKK Kabupaten Temanggung Panca Dewi meresmikan Rumah Terapi di Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Senin (6/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini meresmikan Rumah Terapi yang direplikasi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

"Fasilitas ini menjadi inovasi layanan rehabilitasi sosial terpadu yang ditujukan bagi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus," ujar Kepala Sentra Terpadu Kartini Nova Dwiyanto Suli di Temanggung, Senin.

Ia menyampaikan, peresmian Rumah Terapi tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses layanan terapi yang gratis, mudah dijangkau, dan inklusif.

"Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjawab kendala masyarakat terkait biaya dan jarak dalam memperoleh layanan terapi khusus," katanya.

Rumah Terapi Tanda Cinta di Temanggung merupakan hasil kolaborasi antara Sentra Terpadu Kartini dan Pemerintah Kabupaten Temanggung.

Dalam kerja sama ini pihak sentra memberikan pelatihan sumber daya manusia serta menyediakan peralatan terapi seperti bed terapi, kursi CP, respirometer, sepatu AFO, dan alat terapi lainnya. Pemerintah daerah menyiapkan tenaga terapis serta lokasi layanan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Temanggung.

Ia menjelaskan, peran sentra tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat.

"Sentra Terpadu Kartini sifatnya melatih SDM yang disiapkan, melatih bapak/ibu/orang tua atau wali dari disabilitas yang dilatih di sini, sehingga mereka nanti akan bisa melakukan terapi terhadap komunitasnya sambil menunggu SDM yang disiapkan dari bupati," katanya.

Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan, peresmian Rumah Terapi di Kabupaten Temanggung tahun ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang disabilitas, khususnya disabilitas yang membutuhkan layanan terapi.

"Kami masih melihat banyaknya masyarakat yang membutuhkan terapi, sehingga Pemerintah Kabupaten Temanggung di sela-sela efisiensi anggaran berupaya keras untuk membangun Rumah Terapi ini dengan mengoptimalkan sarana prasarana dan SDM yang ada serta menggandeng berbagai pihak," katanya.

Ia menuturkan hal itu sebagai bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk terus berupaya mewujudkan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

"Kami menyadari bahwa kesehatan bukan hanya tentang bebas dari penyakit, tetapi juga tentang bagaimana setiap individu terlepas dari keterbatasan fisik maupun mental dan memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh dan mandiri," katanya.

Baca juga: Kemenkop-Kemensos-BP Taskin perkuat kolaborasi pengentasan kemiskinan



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026