Logo Header Antaranews Jateng

TNI target bangun 720 jembatan daerah terpencil di Jateng-DIY

Kamis, 2 April 2026 02:18 WIB
Image Print
Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh. Yuusufa Allan Andriasie bersama Forkopimda meninjau jembatan yang akan dibangun di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kegiatan ini usai mengikuti video conference groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda secara serentak di wilayah Kodam IV Diponegoro yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Kodam IV Diponegoro menargetkan pembangunan sebanyak 720 jembatan penghubung di wilayah terpencil dan terisolir di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) guna memperkuat akses pendidikan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat.

"Ratusan jembatan tersebut merupakan usulan dari berbagai pihak. Pengerjaan nanti akan dipetakan mana yang menjadi prioritas," kata Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat saat video conference groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda secara serentak di wilayah Kodam IV Diponegoro yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (31/3).

Melalui video conference yang juga diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Kudus dari Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jateng, Mayjen TNI Achiruddin Darojat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program tersebut sehingga pembangunan dapat dimulai secara serentak.

Karena pembangunan jembatan penghubung ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat yang diharapkan dapat diselesaikan bersama-sama.

Achiruddin menjelaskan masih banyak wilayah yang akses jalannya terputus, baik antar dukuh maupun desa, sehingga menyulitkan masyarakat dalam beraktivitas, termasuk menuju pasar maupun sekolah.

"Dengan adanya jembatan ini diharapkan bisa mendukung kemudahan akses pendidikan, ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh. Yuusufa Allan Andriasie yang mengikuti kegiatan tersebut dari Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jateng, bersama Kapolres Kudus adalah AKBP Heru Dwi Purnomo, Kepala Dinas PUPR Harry Wibowo, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus Famny Dwi Arfana mengungkapkan jembatan yang akan dibangun di wilayahnya berupa jembatan gantung.

Menurut dia pembangunan jembatan gantung tersebut bertujuan untuk memperlancar mobilisasi masyarakat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga, sesuai arahan Presiden RI.

"Untuk di Desa Ngembalrejo akan dibangun jembatan gantung dengan panjang sekitar 18 meter, menyesuaikan dengan lebar sungai sekitar 10 meter serta karakteristik sungai yang kerap mengalami banjir," ujarnya.

Ia menambahkan pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan, dengan melibatkan 40 personel TNI bersama masyarakat setempat.

Kodim Kudus juga berencana mengusulkan pembangunan jembatan lainnya di sejumlah titik, mengingat masih banyak wilayah yang membutuhkan akses penghubung serupa.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026