
Polda Jateng sediakan layanan digital pandu perjalanan pemudik

Semarang (ANTARA) - Polda Jawa Tengah menyediakan layanan pandu berbasis digital bagi pemudik yang akan melintas provinsi ini saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.
"Aplikasi pandu bagi pemudik yang dilengkapi dengan 'chatbot' agar saat menempuh perjalanan lebih aman dan nyaman," kata Kapolda Jawa Tengah Ribut Hari Wibowo di Semarang, Kamis.
Dalam aplikasi bernama "Si Polan" tersebut, kata dia, pemudik dapat berinteraksi langsung melalui "chatbot" untuk membantu kelancaran dan kenyamanan perjalanannya.
Layanan digital tersebut, menurut dia, akan menyampaikan informasi tentang kondisi rute yang akan dilalui seketika itu juga.
"Pemudik juga bisa menanyakan jalur alternatif terbaik mana saja yang bisa dilalui," katanya.
Kepada para pemudik, kapolda mengimbau agar selalu waspada dan menjaga keselamatan saat melakukan perjalanan.
Ia meminta para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi untuk selalu tertib berlalu lintas untuk memastikan keamanan dan keselamatan dalam perjalanan.
Ia juga mempersilakan pemudik melapor ke petugas kepolisian atau TNI jika ada barang yang akan ditinggal selama mudik.
"Silakan lapor, polisi dan TNI siap memberi pengamanan," tambahnya.
Ia memastikan Polda Jawa Tengah memberikan keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi yang akan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026 itu.
Baca juga: "Semarang 10K 2026" targetkan 3.500 pelari
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
