
"Semarang 10K 2026" targetkan 3.500 pelari

Semarang (ANTARA) - Ajang lari tahunan "Semarang 10K" yang digelar pada tahun ini menargetkan jumlah peserta sebanyak 3.500 pelari, apalagi kali ini even tersebut menjadi bagian dari "The Ultimate 10K Series".
"The Ultimate 10K Series" adalah sebuah rangkaian lomba lari yang menghubungkan empat kota besar di Indonesia, yakni Kota Bandung, Kota Surabaya, Kota Tangerang, dan Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Selasa, menjelaskan bahwa antusiasme komunitas lari di Kota Semarang selama ini menjadi daya tarik tersendiri yang mendorong meningkatnya kunjungan wisata.
"'Excitingnya' para runner di Kota Semarang ini membuat kita menerima banyak kunjungan wisata. Even seperti 'Semarang 10K' selalu menghadirkan pelari dari berbagai daerah yang sekaligus menikmati pengalaman wisata di Kota Semarang," katanya.
Karena itu, ia menyambut baik kolaborasi yang selama ini terjalin dalam penyelenggaraan even "Semarang 10K" dari tahun ke tahun.
Peluncuran rangkaian even tersebut digelar di Jakarta, Selasa, menandai kolaborasi lintas kota dalam pengembangan "sport tourism" di Indonesia.
Dalam seri kali ini, lomba akan dimulai di Kota Bandung pada 17 Mei 2026, dilanjutkan ke Kota Surabaya dan Kota Tangerang, kemudian ditutup di Kota Semarang pada 13 Desember 2026.
Secara keseluruhan, "The Ultimate 10K Series" menargetkan 13.600 pelari dari berbagai daerah dan negara, sedangkan khusus untuk Semarang 10K menargetkan sekitar 3.500 peserta yang akan berlari menyusuri rute ikonik Kota Semarang.
Agustina menilai penempatan Kota Semarang sebagai kota penutup dalam rangkaian "Ultimate 10K Series" memberi peluang besar untuk memperkuat promosi pariwisata daerah.
Para pelari dari kota-kota sebelumnya diperkirakan akan mengakhiri perjalanan seri lomba di Kota Semarang menjelang akhir tahun.
"Kalau dibukanya di Bandung dan ditutup di Semarang, berarti para pelari dari berbagai kota akan menghabiskan penutup tahun mereka di Kota Semarang," katanya.
Panitia dari Kompas Budi Suwardi menjelaskan bahwa penggabungan empat kota dalam satu rangkaian seri dilakukan untuk menghubungkan berbagai potensi daerah, baik dari sisi ekonomi, budaya, maupun pariwisata.
Melalui konsep The Ultimate 10K Series, penyelenggara berharap tercipta ekosistem sport tourism yang semakin kuat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi daerah.
Kehadiran ribuan pelari di setiap kota diharapkan memberi dampak langsung pada sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif lokal.
Sementara, pelari elite nasional Agus Prayogo menilai kehadiran rangkaian lomba lari seperti ini juga penting bagi perkembangan atletik di Indonesia.
"Semakin banyak even lomba lari di tanah air, semakin banyak pula pelari yang akan berlatih dan muncul dari berbagai daerah. Harapannya akan lahir pelari-pelari muda yang bisa berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
