
Wawali Surakarta sambangi kediaman maestro wayang beber

Solo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyambangi kediaman maestro wayang beber Joko Sriyono di Ndalem Atmo, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu.
Di rumah yang menyimpan lembar-lembar kisah bergambar itu, Astrid menegaskan pentingnya menjaga salah satu warisan budaya tertua di Jawa yang kini kian jarang dipentaskan.
Wayang Beber memiliki keunikan pada gulungan cerita yang dibentangkan perlahan, menghadirkan kisah secara visual dan naratif sekaligus. Namun, di tengah derasnya budaya populer, kesenian ini belum banyak dikenal generasi muda. Minimnya eksposur dan regenerasi menjadi tantangan nyata.
“Wayang Beber memang belum sepopuler kesenian tradisi lainnya. Justru di situlah tanggung jawab kita bersama untuk mengangkat dan mengenalkannya kembali kepada masyarakat luas,” ujar Astrid.
Ia menyebut Pemkot akan membuka lebih banyak ruang tampil bagi Wayang Beber, mulai dari pementasan rutin, integrasi dalam edukasi budaya di sekolah, hingga festival dan agenda kebudayaan kota. Menurutnya, Wayang Beber bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari identitas Solo sebagai kota budaya.
“Mudah-mudahan semakin banyak yang peduli dan melestarikan budaya Jawa. Karena menjaga budaya berarti menjaga jati diri kita. Solo harus tetap menjadi kota berbudaya yang membanggakan, di tingkat nasional maupun internasional,” lanjutnya.
Bagi Astrid, pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada seremoni. Wayang Beber harus dihadirkan kembali di ruang-ruang publik, dikenalkan sejak dini, dan diberi panggung agar terus hidup di tengah masyarakat.
Kunjungan ini menjadi langkah nyata Pemkot Surakarta untuk memastikan cerita-cerita dalam gulungan Wayang Beber tidak berhenti sebagai arsip, melainkan terus dibentangkan dan diwariskan lintas generasi.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
