Logo Header Antaranews Jateng

Senator Muhdi gelar pasar murah sediakan 250 paket sembako

Selasa, 24 Februari 2026 22:49 WIB
Image Print
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Muhdi saat membuka pasar murah, di Kecamatan Mijen, Semarang, Selasa (24/2/2026). (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Semarang (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Tengah Dr Muhdi bekerja sama dengan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Mijen, Semarang, menggelar pasar murah menyediakan 250 paket sembako.

"Kegiatan sosial sudah berjalan dengan baik. Ramadhan ini kami memang fokus membantu lewat sembako murah karena masih banyak yang membutuhkan," kata Muhdi, di sela pasar murah, di Semarang, Selasa.

Setiap paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram yang harga normal paket tersebut sekitar Rp110.000 lebih, tetapi warga cukup menebusnya seharga Rp50.000.

Tak hanya pasar murah, kegiatan juga dirangkaikan dengan santunan bagi pelajar kurang mampu tingkat SD dan SMP di wilayah Kecamatan Mijen.

Sebanyak 38 anak yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah tersebut menerima paket sembako, serta bantuan uang tunai untuk keperluan sekolah.

Melalui kegiatan pasar murah dan santunan yatim dhuafa, Ketua PGRI Jateng itu berharap bisa meringankan beban warga sekaligus menyemangati anak-anak agar terus bersekolah.

"Mudah-mudahan bisa sedikit membantu orang tuanya dan ada tambahan untuk kebutuhan sekolah. Semoga bermanfaat,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap rajin belajar dan tidak kehilangan semangat meraih cita-cita.

Diakuinya, persoalan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah secara nasional, terutama terkait angka partisipasi sekolah di jenjang menengah.

Karena itu, ia akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan motivasi kepada orang tua dan siswa mengenai pentingnya pendidikan.

"Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Kami dorong anak-anak terus semangat sekolah. Kepada orang tua, jangan ragu menyekolahkan anak karena sekarang banyak fasilitas bantuan dari pemerintah," katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026