Logo Header Antaranews Jateng

Masih dibuka! UMS perpanjang pendaftaran Business Competition PIK 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 14:51 WIB
Image Print
Mahasiswa UMS. ANTARA/HO-UMS)

Solo (ANTARA) - Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengumumkan perpanjangan waktu pendaftaran Business Competition dalam Program Inovasi Kewirausahaan (PIK) yang terintegrasi dengan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Perpanjangan ini diberikan untuk mengakomodasi antusiasme mahasiswa yang masih mempersiapkan proposal usaha.

Batas akhir pendaftaran dan unggah proposal kini diperpanjang hingga 9 Februari 2026 pukul 06.00 WIB. Mahasiswa dapat mengakses buku panduan melalui laman ums.id/PanduanPIK2026 serta melakukan pendaftaran di ums.id/PendaftaranPIK2026.

Kasubdit Softskill dan Layanan Kemahasiswaan DKPTI UMS Siti Azizah Susilawati, S.Si., M.P., Ph.D., menjelaskan Business Competition PIK merupakan kompetisi bisnis internal yang dirancang untuk mendorong tumbuhnya wirausaha mahasiswa. Program ini bertujuan meningkatkan jumlah mahasiswa berwirausaha sekaligus mengembangkan ekosistem inovasi usaha di lingkungan kampus.

“Kompetisi ini juga diarahkan untuk menumbuhkan usaha rintisan mahasiswa berbasis teknologi yang mandiri dan berdaya saing, memotivasi kolaborasi kewirausahaan lintas disiplin, serta memperkuat pembinaan kewirausahaan perguruan tinggi yang berprinsip pada karakter inovatif dan keberlanjutan usaha,” kata Siti Azizah.

Business Competition PIK terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif UMS. DKPTI UMS bertindak sebagai penyelenggara, sekaligus pengampu pembinaan dan pendampingan kewirausahaan agar ide bisnis mahasiswa dapat berkembang secara terarah.

Siti Azizah mengungkapkan perpanjangan waktu pendaftaran diberikan untuk memberi kesempatan kepada tim mahasiswa yang belum sempat mendaftar.

“Kami menerima banyak respons dari mahasiswa yang ingin mematangkan proposalnya. Karena itu, UMS memberikan tambahan waktu agar peluang berpartisipasi semakin luas,” ujarnya.

Alur pendaftaran dimulai dari penyusunan proposal dan profil usaha, dilanjutkan pengunggahan berkas melalui laman pendaftaran. Tahap berikutnya meliputi seleksi proposal, pengumuman kelolosan, seleksi presentasi atau pitching, hingga penetapan kelompok usaha terbaik yang berhak memperoleh pendanaan.

Tim yang lolos seleksi internal tidak hanya memperoleh pendanaan wirausaha, tetapi juga berkesempatan diikutsertakan dalam kompetisi kewirausahaan tingkat nasional P2MW. Skema ini menjadi jalur akselerasi bagi usaha mahasiswa untuk naik kelas dan memperluas jejaring.

“Terkait ketentuan, DKPTI memastikan tidak ada perubahan mekanisme pasca perpanjangan. Seluruh persyaratan tetap mengacu pada buku panduan resmi, dengan penyesuaian hanya pada batas waktu pendaftaran dan unggah proposal,” ungkapnya.

Siti Azizah juga berpesan kepada mahasiswa yang masih ragu atau baru pertama kali mengikuti kompetisi kewirausahaan agar tidak menunggu sempurna untuk memulai. Kompetisi ini diposisikan sebagai ruang belajar, dengan peluang pendanaan, insentif bagi pemenang, serta akses ke jejaring mentor dan program lanjutan.

Melalui Business Competition PIK 2026, lanjutnya, UMS berharap lahir ide-ide kreatif dan solutif berbasis riset, terbentuk kolaborasi kuat antar mahasiswa, dosen, dan pelaku usaha, serta tercipta usaha nyata yang berkelanjutan dan berdampak sosial. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Kontak Person Ainun (0851-8321-5565).



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026