
Pemprov Jateng salurkan tali asih untuk penghafal Al Quran

Rembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menegaskan komitmen untuk kembali menyalurkan tali asih kepada penghafal Al Quran, di antaranya terhadap 22 penghafal Al Quran di Kabupaten Rembang, Minggu.
Tali asih yang bersumber dari APBD Provinsi Jateng itu diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin kepada 22 penghafal Al Quran dalam acara Haflah XI Khotmil Qur'an wal Kutub di Pondok Pesantren Kauman Lasem, Kabupaten Rembang, Minggu.
Ia mengatakan penyaluran tali asih ini menjadi bagian dari perhatian Pemprov Jateng terhadap peran strategis para penghafal Al Quran dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Meskipun APBD 2026 mengalami penyesuaian, Pemprov Jateng tetap berupaya menjaga keberlanjutan program tali asih bagi para penghafal kitab suci. Program tersebut dipastikan kembali berlanjut sebagai wujud konsistensi pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi kepada para santri.
"Meskipun APBD tahun ini berkurang, alhamdulillah Pemprov tetap dapat mengalokasikan tali asih, ini sebagai hadiah untuk para penghafal Al Quran," kata sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini.
Ia berharap, penghargaan yang diberikan kepada para penghafal Al Quran dapat membawa berkah bagi penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Tengah.
Ia mengingatkan kepada para santri agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih.
Ia mendorong para penghafal Al Quran untuk terus menjaga hafalan serta mengembangkan keilmuan.
Pada kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya peran Al Quran sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Tali asih senilai Rp1 juta untuk masing-masing penghafal Al Quran. Tali asih diberikan kepada warga Jawa Tengah yang mampu menunjukkan kompetensi dalam menghafal kitab suci agama masing-masing.
Selama Januari-17 Desember 2025, Pemprov Jateng telah menyalurkan tali asih tersebut kepada 1.041 santri penghafal Al Quran berasal dari berbagai daerah setempat.
Pimpinan Pondok Pesantren Kauman Lasem M Zaini Ahmad Ma'shum menyampaikan bahwa Haflah XI diikuti 321 santri dan disambut antusias para orang tua berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
