Logo Header Antaranews Jateng

UMS jadi PTMA pertama buka Prodi Kecerdasan Buatan untuk dorong inovasi teknologi

Jumat, 5 Desember 2025 18:39 WIB
Image Print
Dekan FKI UMS, Dr. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng. di Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/12/2025). ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) pertama yang membuka Program Studi Kecerdasan Buatan untuk mendorong inovasi teknologi.

Dekan FKI UMS Dr. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng., di Solo, Jawa Tengah, Jumat mengatakan upaya tersebut menunjukkan komitmen UMS dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi global.

Ia mengatakan mulai tahun akademik 2025/2026, UMS resmi membuka Program Studi (Prodi) S1 Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) di bawah naungan Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI).

Pembukaan Prodi baru ini didasarkan pada Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia Nomor 1059/B/O/2025 yang diterbitkan pada 26 November 2025. Dengan terbitnya SK tersebut, calon mahasiswa baru kini sudah dapat mendaftar melalui laman resmi pmb.ums.ac.id.

Ia mengatakan hadirnya Prodi Kecerdasan Buatan merupakan langkah strategis UMS untuk menyongsong masa depan yang makin digital.

“UMS telah memandatkan SK kepada FKI untuk mendirikan prodi AI karena kebutuhan zaman yang terus berkembang. Saat ini teknologi berkembang sangat pesat dan banyak aspek kehidupan yang melibatkan kecerdasan buatan,” katanya.

Pembukaan prodi ini, menurut Endah sejalan dengan visi kampus UMS, terutama FKI, yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang komunikasi dan informatika yang Islami dan memberi arah perubahan.

Ia mengatakan pencapaian ini menandai posisi UMS sebagai pelopor inovasi di lingkungan persyarikatan.

“Prodi Kecerdasan Buatan UMS dirancang dengan kurikulum yang komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan. Mahasiswa akan dibekali kemampuan dasar seperti logika, himpunan, dan kalkulus, disertai fondasi ilmu komputer seperti basis data dan pemrograman. Pada tingkat lanjutan, mahasiswa akan mempelajari kecerdasan buatan, konsep dan etikanya, serta penerapan AI dalam bidang sosial,” paparnya.

Endah juga memastikan setelah SK resmi diterbitkan, Prodi AI telah dapat menerima mahasiswa baru.

“Prodi AI sudah keluar SK-nya dan sudah bisa calon mahasiswa baru (camaba) untuk mendaftar di prodi AI,” katanya.

Ia menambahkan kuota penerimaan untuk tahap awal ditetapkan sebanyak 80 mahasiswa baru sesuai kesepakatan tim PMB UMS. Ia juga menyampaikan harapan besar terhadap hadirnya prodi baru ini.

“Harapannya membawa perubahan untuk kemajuan, karena mau tidak mau kita harus selalu mengikuti perkembangan zaman,” tuturnya.

Dengan dibukanya Prodi Kecerdasan Buatan, tambahnya, UMS menegaskan posisinya sebagai kampus yang adaptif, visioner, dan konsisten menyiapkan sumber daya manusia unggul di era revolusi digital.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026