Logo Header Antaranews Jateng

Polisi imbau pemilir tingkaatkan kewaspadaan hujan di jalur Ajibarang-Brebes

Selasa, 24 Maret 2026 20:49 WIB
Image Print
Hujan lebat mengguyur jalur Ajibarang-Brebes, Jawa Tengah, pada masa arus milir atau balik H+2 Lebaran, Selasa (24/3/2026) malam. ANTARA/Sumarwoto

Banyumas (ANTARA) - Petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas mengimbau para pemilir untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Ajibarang-Brebes karena hujan yang mengguyur kawasan tersebut pada arus milir atau balik H+2 Lebaran, Selasa malam.

“Hati-hati hujan, kondisi jalan licin, pengendara sepeda motor terutama yang membawa anak kecil sebaiknya berteduh lebih dulu,” kata petugas Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 Polresta Banyumas di Simpang SPBU Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, saat menyampaikan imbauan melalui pengeras suara kepada pemilir.

Dari pantauan, sejumlah pemilir bersepeda motor tampak berteduh di teras-teras toko yang berada di sekitar Simpang SPBU Ajibarang, namun ada pula yang nekat berkendara dengan menggunakan jas hujan.

Sementara itu, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Barat Operasi Ketupat Candi 2026 Polresta Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Subeno mengatakan faktor cuaca perlu menjadi perhatian serius pengguna jalan karena hujan turun merata di sepanjang jalur Ajibarang-Brebes.

“Pengendara kami imbau tetap waspada,” katanya.

Ia mengingatkan pemilir maupun warga lokal untuk mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus milir Lebaran.

“Jaga keselamatan, tetap waspada saat berkendara agar sampai tujuan dengan selamat. Jangan saling mendahului secara berbahaya,” katanya menegaskan.

Ditemui saat beristirahat di teras toko dekat Simpang SPBU Ajibarang, seorang pemilir tujuan Bekasi, Adi mengaku berangkat dari wilayah Puring, Kabupaten Kebumen, pada pukul 15.15 WIB.

“Kondisi jalur lumayan padat ya, khususnya untuk kendaraan mobil. Cuma sepera motor masih bisa lewat,” kata Adi.

Menurut dia,kepadatan paling terasa saat melintasi jalur selatan Jateng terutama sebelum kawasan Buntu yang arus kendaraannya tersendat.

Adi yang mengaku rutin melakukan perjalanan mudik dan milir menggunakan sepeda motor menilai kondisi arus kendaraan tahun ini tidak jauh berbeda dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

“Kalau dibanding tahun kemarin 11-12 sih, tapi kayaknya lebih padat tahun ini,” katanya.

Ia menduga meningkatnya kepadatan arus milir tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya momentum pencairan gaji pada akhir bulan serta waktu masuk kerja yang kembali dimulai pada Rabu (25/3).

“Besok (25/3) sudah langsung mulai kerja,” katanya.

Pemilir lainnya, Bowo mengatakan perjalanan dari Kabupaten Purbalingga menuju Ajibarang relatif lancar.

Bahkan, kata dia, arus milir dari arah Purbalingga hingga Ajibarang pada Lebaran 2026 lebih lancar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kalau dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin lebih padat. Sekarang masih lancar,” katanya menegaskan.

Ia mengaku hendak kembali bekerja di Jakarta dan memilih waktu kepulangan mendekati hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran agar dapat memaksimalkan masa liburan bersama keluarga.

“Dari kemarin masih belum puas liburannya,” kata Bowo.



Baca juga: Bupati Banyumas: Penataan Pasar Wage Purwokerto mengutamakan keadilan



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026