
Tanah Longsor Tutup Jalur Solo-Selo-Borobudur

Menurut saksi Riyadi (29) warga Jarak Kidul, Jrakah, kejadian tanah longsor yang menuntup jalur Selo-Magelang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, tetapi tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Dia mengatakan saat kejadian dirinya berada di dekat lokasi longsornya tanah dari tebing setinggi sekitar 25 meter tersebut. Longsoran tanah kemudian menutup jalan, sehingga kendaraan dari arah Boyolali maupun Magelang tidak bisa melintas.
"Tanah longsor itu menutup jalan sepanjang sekitar 20 meter dan ketinggian sekitar 2 meter, sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan," kata Riyadi.
Ia menjelaskan, saat kejadian cukup menakutkan, karena dirinya sedang mencari rumput di dekat lokasi tanah longsor. Tanah itu bergerak secara tiba-tiba langsung menutupi jalan raya.
Kepala Desa Jrakah, Tumar, mengatakan peristiwa tanah longsor di jalur Solo-Selo-Borobudur tersebut hampir mengenai seorang warganya yang sedang mencari rumput.
"Kami langsung mengerahkan warga untuk bergotong royong dengan alat seadanya menyingkirkan longsoran tanah yang menutup jalan Selo-Magelang," katanya.
Akibat kejadian tersebut, ratusan kendaraan baik roda dua maupun empat sempat macet hingga satu kilometer. Kemacetan kendaraan baik dari arah Boyolali maupun Magelang.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
