
BPJS Ketenagakerjaan berikan perlindungan ratusan mahasiswa IIM

Solo (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ratusan mahasiswa Institut Islam Mamba'ul 'Ulum (IIM) Surakarta.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta Teguh Wiyono di Solo, Jawa Tengah, Kamis mengatakan BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan sosialisasi pentingnya program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya bisa dinikmati oleh para pekerja sebuah perusahaan, tetapi juga bisa untuk para mahasiswa.
Ia mengatakan mahasiswa praktik pengalaman lapangan (PPL) sangat penting mendapatkan perlindungan karena mereka juga memiliki risiko yang sama dengan tenaga kerja ketika melakukan pekerjaan di tempat prakteknya.
“Nah, tentu di kami BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan tupoksi melindungi dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” katanya.
Ia mengatakan program perlindungan tersebut bukan hanya untuk mahasiswa yang tengah menjalankan PPL tetapi juga KKN, magang maupun PKL.
“Kami ingin memastikan mahasiswa paham betul manfaat program ini agar dapat menyampaikan informasi dengan tepat kepada masyarakat,” katanya.
Oleh karena itu, keberadaan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat memberikan perlindungan diri dari berbagai hal dan risiko yang tidak diinginkan selama PPL berlangsung.
Seperti diketahui dengan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, apabila mengalami risiko kecelakaan kerja akan mendapatkan perawatan tanpa batas biaya sesuai indikasi medis hingga sembuh.
“Semua mahasiswa IIM yang sedang melaksanakan PPL bisa terlindungi dengan aman, mengingat begitu besar risiko yang bisa terjadi kepada mereka,” katanya.
Pihaknya mengapresiasi Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta yang telah mengikutsertakan mahasiswanya PPL menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Terima kasih atas kerja sama yang mulia memberikan perlindungan pada mahasiswa, dan mudah-mudahan ini bermanfaat untuk semuanya,” katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
