Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Semarang didampingi KPK benahi tata kelola pemerintahan

Jumat, 18 Juli 2025 22:51 WIB
Image Print
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat memimpin rapat koordinasi bersama KPK, di Semarang, Jumat (18/7/2025). (ANTARA/HO-Pemkot Semarang)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membenahi dan memperkuat tata kelola pemerintahan, seiring dengan adanya penindakan hukum atas kasus dugaan korupsi yang melibatkan kepala daerah.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Jumat, mengatakan langkah itu bentuk ketegasan dan komitmen untuk menempatkan integritas sebagai prinsip yang dipegang teguh oleh seluruh jajaran Pemkot Semarang.

"Kami tidak memungkiri adanya peningkatan perhatian publik atas kasus yang terjadi beberapa waktu lalu di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Atas kasus tersebut, tentu berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada Pemkot Semarang," katanya.

Hal tersebut disampaikan usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama KPK RI di Balai Kota Semarang.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Semarang tidak ingin berhenti hanya pada persoalan penegakan hukum, namun juga mendorong perubahan kultur birokrasi secara menyeluruh.

"Kami sadar bahwa kepercayaan publik adalah modal utama dalam membangun kota. Oleh karena itu, kami membuka ruang kolaborasi bersama KPK dalam upaya perbaikan sistem, pembenahan prosedur, hingga penguatan pengawasan internal," katanya.

Dalam kegiatan pendampingan itu, KPK akan berperan sebagai mitra strategis yang mendampingi Pemkot Semarang dalam menyusun strategi pencegahan korupsi.

Termasuk, perbaikan dalam sistem pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, serta manajemen sumber daya manusia yang juga akan didukung oleh Inspektorat Daerah, BPKP, dan Ombudsman.

"Pendampingan dari KPK bukanlah bentuk intervensi, melainkan kemitraan untuk menciptakan birokrasi yang berintegritas dan melayani. Kami ingin Kota Semarang menjadi contoh kota yang tangguh menghadapi tantangan sekaligus bersih dari praktik-praktik menyimpang," katanya.

Agustina juga mengajak seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang untuk menjadikan momentum tersebut sebagai refleksi dan titik balik dalam memperkuat nilai-nilai integritas, pelayanan prima, serta loyalitas kepada masyarakat.

Dengan pendekatan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel, kata dia, Pemkot Semarang berharap ke depan dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan kembali meraih kepercayaan masyarakat secara luas.



Pewarta :
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026