Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Optimalisasi Pompa atasi Banjir

Senin, 6 Februari 2012 18:14 WIB
Image Print


"Pompa terus kita maksimalkan karena saat ini intensitas hujan tinggi. Apalagi ditambah dengan air pasang laut atu rob," kata Wali Kota Semarang Soemarmo di Semarang, Senin.

Soemarmo mengakui untuk daerah Agus Salim misalnya, penanganan genangan banjir belum dapat maksimal dan tahun ini direncanakan ada rekayasa sistem drainase.

Sementara untuk penanganan genangan banjir untuk wilayah yang lebih besar lagi, baru akan dapat ditangani dengan folder Banger dan normalisasi sungai serta peranan Waduk Jatibarang.

Sekretaris Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Sardjiono mengaku pihaknya terus melakukan penanganan banjir, seperti mengirimkan bantuan dan melakukan evakuasi warga.

"untuk di daerah Muktiharjo Kidul misalnya dilakukan evakuasi warga ke rumah ketua RW dan kami juga sudah mengirimkan perahu karet sesuai permintaan," kata Sardjianto.

Sejumlah daerah di Kota Semarang terutama di daerah Semarang wilayah bawah tergenang banjir dan butuh waktu lama menanganinya jika kondisi genangan ditambah dengan rob.

Dalam kesempatan terpisah, pakar hidrologi dari Universitas Diponegoro Semarang Nelwan menjelaskan bahwa permasalahan utama di Kota Semarang adalah saluran tidak mampu menampung air hujan dengan intensitas tinggi.

"Selokan-selokan di Semarang memprihatinkan, tidak memenuhi syarat sehingga tidak dapat menyalurkan air saat terjadi hujan," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026