
Persiku Patok Kemenangan Kandang

"Dengan dua poin yang diraih di luar kandang, saat melawat ke kandang PS Bengkulu dan Persitara Jakarta Utara pekan sebelumnya, tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi pemain untuk bisa mendulang poin penuh di kandang," kata Pelatih Persiku Kudus Riono Asnan di Kudus, Selasa.
Untuk mencapai target poin penuh di kandang, katanya, pemain diinstruksikan untuk bermain menyerang.
Terlebih lagi, lanjut dia, tim Persiku akan diperkuat dengan tiga pemain asing, setelah Peter M Kuoh yang berposisi sebagai striker dan Onyene Alonso untuk lini belakang bergabung dengan tim ini, setelah Alenjandro Tobar terlebih dahulu bergabung.
Ia berharap, lini depan tim Persiku lebih tajam, dibanding pertandingan sebelumnya.
Demikian halnya, untuk lini belakang diharapkan tetap konsentrasi dan disiplin dalam menjaga pertahanan.
Asisten Pelatih Persiku Widoro Heryanto menambahkan, untuk mendapatkan poin penuh di kandang, dibutuhkan dukungan suporter.
"Untuk persiapan tim, sudah maksimal dan semua pemain siap diturunkan, kecuali kapten tim Junaidi terpaksa absen karena akumulasi kartu," ujarnya.
Ia berharap, laga kedua di kandang Persiku bisa mendapatkan poin tiga, setelah laga kandang perdana lawan Persis Solo hanya mendapatkan satu poin setelah ditahan imbang 1-1.
Laga lawan PS Bengkulu pada Selasa (3/1), berhasil menahan imbang tanpa gol di kandang lawan, sedangkan di kandang Persitara Jakarta Utara pada 7 Januari 2012 berhasil menahan imbang 2-2.
Sementara itu, Pelatih Persip Pekalongan Nassal Mustofa menargetkan, timnya bisa mencuri poin di kandang Persiku.
"Meskipun masih buta dengan kekuatan lawan, kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk bisa merealisasikan target curi poin," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, para pemain diinstruksikan untuk bermain lepas, agar target curi poin di kandang lawan bisa tercapai.
"Pemain juga sudah siap bertanding dengan kondisi lapangan becek, karena saat ini sudah memasuki musim hujan," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
