
GNOTA Jateng ajak masyarakat menjadi orang tua asuh
Selasa, 7 Desember 2021 05:15 WIB

Semarang (ANTARA) -
Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat yang merasa mampu untuk berpartisipasi menjadi orang tua asuh pada bidang pendidikan.
"Hal itu sebagai upaya pengentasan program wajib belajar pendidikan dasar di Jawa Tengah," kata Ketua Lembaga GNOTA Provinsi Jateng Zaimatun Ali Mufiz di Semarang, Senin.
Ia mengungkapkan masa pandemi COVID-19 membuat sejumlah anak di Jateng yang harus kehilangan orang tua akibat meninggal dunia sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan pendidikannya.
Untuk menunjang hal tersebut, GNOTA Jateng terus berupaya menggalang dana untuk membantu pendidikan anak-anak.
Pada Rapat Koordinasi 2021 yang diikuti 32 GNOTA kabupaten/kota diketahui ada peningkatan penggalangan dana asuh.
Menurut dia, ada tiga daerah yang perolehan dananya meningkat hampir tiga kali lipat yakni Kabupaten Demak, Karanganyar, dan Wonosobo.
Kendati demikian, Zaimatun tidak menampik jika ada wilayah yang terjadi penurunan potensi calon orang tua asuh karena berkurangnya pendapatan masyarakat sebagai dampak pandemi COVID-19.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jateng Imam Masykur mengapresiasi langkah yang dilakukan GNOTA karena hal itu sejalan dengan upaya Pemprov Jateng dalam pengentasan wajib belajar, khususnya untuk anak-anak yang kurang mampu.
Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor:
Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
