Ada tambahan tujuh kasus COVID-19 di Kudus

id Kasus COVID 19, di Kabupaten Kudus, mencapai 2.023 kasus

Ada tambahan tujuh kasus COVID-19 di Kudus

Kegiatan tes usap tenggorokan (swab) untuk mendeteksi ada tidaknya virus corona. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat ada penambahan tujuh kasus baru terinfeksi virus corona sehingga total positif COVID-19 sebanyak 2.023 kasus.

"Saat ini ada penambahan tujuh kasus baru sehingga total menjadi 2.023 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, sedangkan 36 kasus di antaranya masih dirawat dan 82 kasus menjalani isolasi," kata Juru Bicara Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi di Kudus, Jumat.

Ia mengungkapkan penambahan tujuh kasus baru tersebut, berasal dari Kecamatan Bae, Jati, Jekulo dan Kecamatan Kota.

Meskipun jumlah kasus secara keseluruhan cenderung meningkat, kata dia, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Kabupaten Kudus juga semakin bertambah.

Hingga saat ini, jumlah warga yang sembuh dari COVID-19 mencapai 1.675 kasus, sedangkan pekan ini ada lima kasus COVID-19 yang dinyatakan sembuh.

Sementara kasus meninggal pekan ini ada penambahan sebanyak dua kasus sehingga total menjadi 230 kasus.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, pada tanggal 20 Oktober 2020 diberitakan jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Kudus sebanyak 1.876 kasus, 10 hari kemudian meningkat menjadi 2.023 kasus.

Dalam rangka memutus mata rantai penularan, maka masyarakat Kudus diingatkan untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan dalam menekan kasus COVID-19, mulai dari memakai masker saat berada di tempat umum dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan cairan pembersih tangan selama minimal 20 detik terutama setelah menyentuh benda-benda yang disentuh banyak orang.

Dalam rangka menjaga daya tahan tubuh tetap optimal, masyarakat juga diminta selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup. 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar