Lapangan pendukung Piala Dunia direnovasi

id piala dunia u20, lapangan pendukung, renovasi stadion, stadion manahan

Lapangan pendukung Piala Dunia direnovasi

Stadion Manahan Solo salah satu venue untuk persiapan Piala Dunia U-20 di Solo. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

Anggaran renovasi lapangan pendukung Piala Dunia U-20 mencapai Rp80 miliar.
Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta melakukan renovasi atau perbaikan lapangan pendukung untuk latihan tim peserta Piala Dunia U-20 2021 di Solo secara bertahap.

"Perbaikan lima lapangan pendukung untuk tempat latihan peserta Piala Dunia di Solo dikerjakan mulai pekan depan secara bertahap," kata Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo di Solo, Sabtu.

Kelima lapangan yang sudah dipersiapan tersebut adalah Stadion Sriwedari, Kotabarat, Banyuanyar, Karangasem, dan Lapangan Sriwaru. Sedangkan, venue utama untuk pertandingan adalah Stadion Mahanan Solo.

Baca juga: Shin: Timnas U-19 berlatih 3 kali sehari di Kroasia

Rudyatmo. berharap perbaikan lapangan pendukung secara bertahap dapat selesai sebelum Piala Dunia U-20 pada bulan 20 Mei hingga 12 Juni 2021.

Pengerjaan renovasi dimulai dari pemindahan pohon, kemudian penggempuran bangunan agar pelaksanaan lebih cepat.

Ia memperkirakan proses tanda tangan kontrak dan mulai pengerjaan di akhir Oktober atau awal November 2020.

Lapangan pendukung Piala Dunia U-20 itu, kata dia, harus sesuai dengan standar FIFA sehingga rumput kelima lapangan  harus diganti total.

Baca juga: Menpora: Satgas Antimafia Bola diharapkan hingga Piala Dunia U-21

Selain itu, kata Rudyatmo, perbaikan juga dilakukan pada saluran drainase lapangan, kamar ganti pemain, dan toilet yang disesuaikan dengan standar FIFA. Semua anggaran perbaikan lapangan dari pusat.

Pemkot Surakarta kini juga sedang mencarikan lokasi untuk memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) di selter Manahan Solo. Karena, sesuai aturan FIFA dalam radius satu kilometer dari stadion yang digunakan pertandingan internsional itu, harus bersih atau steril dari pedagang.

PKL akan dicarikan tempat baru, dan selter Manahan awal 2021 harus sudah bersih atau steril.

Baca juga: Tekuk Meksiko 2-1, Brazil juara Piala Dunia U-17

Sesuai dengan hitungan kasar sebelumnya, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menjelaskan anggaran renovasi lapangan pendukung Piala Dunia U-20 mencapai Rp80 miliar.

Anggaran tersebut selain untuk mengganti rumput dan peresapan, juga digunakan untuk pengadaan fasilitas lain di antaranya ruang ganti dan toilet. 
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar