Logo Header Antaranews Jateng

Ratusan personel Polres Kudus latihan pemadaman kebakaran

Selasa, 1 September 2020 08:44 WIB
Image Print
Kabag Ops Polres Kudus AKP Catur Kusuma Adhi saat mengikuti latihan memadamkan api di sebuah tong berukuran besar menggunakan karung basah di Lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (31/8/2020). ANTARA/HO-Humas Polres Kudus

Kudus (ANTARA) - Ratusan personel Polres Kudus, Jawa Tengah, mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran untuk antisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran di wilayah tugas maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing, Senin.

Pelatihan pemadaman kebakaran digelar di Lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kota Kudus dengan menghadirkan instruktur dari tim Pemadam Kebakaran PT Djarum Kudus dan disaksikan langsung Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma.

Dalam pelatihan tersebut, anggota Kepolisian Resor Kudus dilatih teknik memadamkan api di sebuah tong berukuran besar menggunakan karung basah serta teknik mengoperasikan alat pemadam api ringan.

Baca juga: Penyandang tunanetra ikuti simulasi pemadaman kebakaran

"Kedepannya, para personel yang mendapatkan pendidikan dan pelatihan dasar pemadaman kebakaran siap diterjunkan untuk membantu pemadaman kebakaran dan pencegahannya," kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma.

Ia menganggap pengetahuan dan teknik pemadaman kebakaran penting bagi personel kepolisian sebagai upaya menanggulangi keadaan darurat berupa kebakaran dan penanganan pertama apabila terjadi kebakaran.

Bagi anggota yang baru pertama mengikuti pelatihan, katanya, memang ada perasaan takut karena dalam praktiknya menggunakan karung goni.

"Harapannya, selain diajarkan memadamkan api, mereka juga sigap memberikan pertolongan pertama dalam keadaan darurat," ujarnya yang juga berkesempatan mengikuti latihan memadamkan api.

Fair Chief Pemadam Kebakaran PT Djarum Kudus Hardi Cahyana menjelaskan pelatihan untuk hari ini berupa pemadaman api awal.

Pelatihan itu, kata dia, merupakan upaya antisipasi apabila polisi menemukan kebakaran, baik di gedung maupun saat sedang bertugas, sehingga langsung tertangani oleh personel kepolisian.

"Antisipasi ancaman kebakaran karena musim kemarau, juga bisa terjadi dalam gedung terutama di lingkungan polres," ujarnya.

Ia menganggap pelatihan itu merupakan langkah awal dalam komunikasi aktif terkait dengan tanggap darurat pencegahan kebakaran, sedangkan tahapan selanjutnya tentu akan ada tambahan ilmu yang harus dimiliki untuk menjadi tim pemadam kebakaran yang siap terjun.

Terkait dengan tahapan pelatihan selanjutnya, kata dia, akan diagendakan kembali.

Baca juga: Antisipasi kebakaran, 23 pengusaha di Kudus ikuti pelatihan pemadaman kebakaran



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026