Bawaslu Boyolali lantik 66 orang jadi panwascam persiapan pilkada

id Bawaslu Boyolali lantik,66 Panwascam persiapan Pilkada

Bawaslu Boyolali lantik 66 orang jadi  panwascam persiapan pilkada

Ketua Bawaslu Kabupaten Boyolali Taryono (dua dari kanan) ketika memberikan selamat kepada anggota panitia pengawas kecamatan di Gedung PKPN Boyolali, Senin (23-12-2019). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

Boyolali (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boyolali, Senin, melantik 66 orang menjadi anggota panitia pengawasan kecamatan (panwascam) untuk persiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali 2020.

"Mereka akan bertugas di 22 kecamatan, setiap kecamatan terdapat tiga anggota panwascam" kata Ketua Bawaslu Kabupaten Boyolali Taryono di Gedung PKPN Boyolali.

Taryono menyebutkan anggota baru panwascam ini  terdiri atas 51 laki-laki dan 15 perempuan.

Baca juga: Separuh Panwascam Boyolali wajah baru

Setelah dilantik, kata dia, mereka akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan rapat pleno pembentukan ornamen-ornamen yang ada di panwascam.

Ia menegaskan bahwa panwascam tersebut akan bertugas melakukan pengawasan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali 2020.

"Mereka harus segera bekerja dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali 2020," ujarnya.

Bawaslu berharap panwascam dapat segera bekerja dengan baik sesuai dengan ekspektasi masyarakat sehingga pilkada di daerah ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, pihaknya menyebutkan jumlah pendaftar calon panwascam sebanyak 289 orang, dan 66 orang di antaranya lolos seleksi, kemudian dilantik sebagai anggota panwascam.

Menurut Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Boyolali M. Mahmudi, dari hasil seleksi, terpilih 66 anggota panwascam, 50 persen di antaranya merupakan wajah-wajah baru, sedangkan sisanya mantan anggota panwascam pada pemilu sebelumnya.

Baca juga: Bawaslu Boyolali bentuk 3 desa antipolitik uang
 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar