Anggaran pembangunan RSUD Boyolali Rp50 miliar

id Pembangunan RSUD Simo ,Boyolali capai Rp50 miliar

Anggaran pembangunan RSUD Boyolali Rp50 miliar

Bangunan RSUD Simo yang baru terlihat dari depan di Desa Pelem, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Minggu (8/12/2019). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

ke depan pelayanan dapat lebih bermutu dan kinerja semakin meningkat
Boyolali (ANTARA) - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Desa Pelem, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah telah selesai dengan anggaran proyek mencapai Rp50 miliar.

"Lahan RSUD Simo Boyolali lebih luas dibanding bangunan lama, dan pembangunan dimulai sejak 2015 secara bertahap dengan menghabiskan anggaran total mencapai Rp50 miliar," kata Direktur RSUD Simo, Kristandiyoko, di Boyolali, Minggu.

Bangunan RSUD Simo yang baru menempati lahan seluas 1,9 hektare, sedangkan bangunan lama sekitar 5.800 meter persegi, sehingga luasnya mencapai tiga kali lipat dari bangunan di lokasi lama.

Para karyawan rumah sakit, kata dia, sudah pindah ke gedung baru pada Jumat (6/12). Bahkan, para karyawan RSUD Simo melakukan kirab boyongan dari gedung yang lama di Desa Pelem Simo.

Bangunan RSUD Simo yang baru dengan lokasinya strategis di pinggir Jalan Raya Simo-Sambi tersebut akan dilengkapi dengan sarana prasarana sesuai dengan standar nasional rumah sakit tipe C, salah satunya penambahan ruang rawat inap.

Baca juga: Rp32,9 Miliar untuk Tiga RSUD Boyolali

RSUD Simo memiliki ruang rawat inap VIP dua kamar, ruang kelas I dua kamar, kelas II empat kamar, dan kelas III dua kamar. Secara keseluruhan ruang rawat inap karena mengacu pada RS Tipe C, sehingga ke depan ditambah hingga 100 tempat tidur (bed).

"Karena, sebanyak 100 tempat tidur merupakan penghitungan rasional dan itu efisien dan efektif dalam pengelolaan RSUD Simo," katanya.

Selain itu, poliklinik di RSUD Simo akan ditambah fasilitasnya, antara lain poli spesialis anak, penyakit dalam, bedah dan kandungan yang merupakan empat poli dasar RS tipe C .

"RSUD Simo selanjutnya juga akan menambah poli psikiater, mata, dan saraf," katanya.

RSUD Simo juga akan dilengkapi dengan poli geriatri, yakni poli untuk pasien dengan usia lebih dari 60 tahun, di mana pasien-pasien didahulukan, baik saat pendaftaran pemeriksaan pelayanan selanjutnya.

"Kami berharap RSUD Simo yang menempati lokasi yang baru ini, ke depan pelayanan dapat lebih bermutu dan kinerja semakin meningkat. Karena RS mengacu pada standar nasional, maka pelayanan kesehatan ini, jauh lebih baik dibanding sebelumnya," katanya.

Baca juga: RSUD Boyolali bakti sosial operasi bibir sumbing
Baca juga: Pengobatan gratis warnai HUT RSUD Boyolali
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar