Terancam degradasi, Mullins tetap banggakan Watford

id Hayden Mullins, Watford,Liga Inggris

Terancam degradasi, Mullins tetap banggakan Watford

Pemain Warford Andre Gray kecewa menyianyiakan peluang gol saat timnya bertanding melawan Southhampon di Stadion St Mary's pada 30 November 2019. (Action Images via Reuters/ANDREW BOYERS)

Jakarta (ANTARA) - Hayden Mullins tidak tahu sampai berapa lama dia terus menjadi pelatih sementara Watford, tetapi dia segera pula menepis anggapan pemain-pemainnya yang tersita perhatiannya oleh kemungkinan berganti pelatih lagi.

Mullins, pelatih U-23 klub ini, untuk pertama kali memimpin tim inti Watford melawan Leicester hari ini setelah pelatih Quique Sanchez Flores dipecat Minggu.

Baca juga: Watford pecat Gracia, angkat lagi Sanchez Flores

Baca juga: Watford dan Quique Flores berpisah lagi


"Dalam beberapa hari ke depan, saya tak tahu apa yang bakal terjadi," kata Mullins dalam sebuah konferensi pers seperti dikutip Reuters. "Saya nyaman menghadapi pertandingan itu, dalam arti pertandingan-pertandingan ke depan, siapa tahu? Itu terserah kepada klub."

Pengganti Flores akan menjadi manajer Watford ketiga musim ini setelah pelatih asal Spanyol Javi Gracia dipecat setelah empat pertandingan musim ini pada September.

Baca juga: Watford akhirnya petik tiga poin perdana

"Saya kira persepsi para pemain modern adalah salah sekali karena mereka sangat profesional dan sangat fokus," sambung Mullins.

"Mereka tidak memikirkan siapa yang akan masuk nanti, mereka memikirkan Leicester dan mendapatkan hasil positif."

Watford berada di dasar klasemen dengan delapan poin atau enam poin dari zona aman, tetapi Mullins menyatakan tak ada alasan mereka tak bisa bertahan di liga utamas.

"Segalanya mungkin. Kami awali dengan pertandingan berikutnya," tutup dia seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Everton kalah lagi saat catatan tanpa menang Watford berlanjut

Baca juga: Man City pesta delapan gol ke gawang Watford
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar