100 pelajar ikuti Wayang for Student 2019

id wayang,bca,semarang,pelajar

100 pelajar ikuti Wayang for Student 2019

Wayang for Student 2019 menampilkan pagelaran Gathutkaca Krida yang melibatkan 100 pelajar yang berasal dari lima sekolah di Semarang dan disaksikan lebih dari 700 siswa, guru, dan orangtua yang berasal dari 10 sekolah di Semarang.  ANTARA/Nur Istibsaroh

Semarang (ANTARA) - Wayang for Student 2019 menampilkan pagelaran Gathutkaca Krida yang melibatkan 100 pelajar yang berasal dari lima sekolah di Semarang dan disaksikan lebih dari 700 siswa, guru, dan orangtua yang berasal dari 10 sekolah di Semarang.   

Kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA dalam bidang budaya untuk melestarikan ragam budaya dan kesenian Tanah Air di Semarang, Selasa tersebut sebagai ajang mementaskan gelaran siswa yang memiliki bakat dan minat di bidang seni tari, drama, suara, dan musik. 

Mereka sebelumnya berlatih untuk pagelaran Wayang for Student di masing-masing sekolah dan sebelum pementasan digelar, terdapat program pelatihan dan pendampingan yang dilakukan BCA dengan tujuan untuk melahirkan generasi muda yang cinta budaya bangsa. 

Baca juga: Apresiasi pelestari wayang, PDI Perjuangan tekankan pentingnya karakter

Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati mengatakan wayang merupakan warisan otentik Indonesia yang memiliki pesan moral dan harapannya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Inge menyebutkan sekolah yang terlibat dalam pagelaran Wayang For Student 2019 antara lain SMA Negeri 1 Ungaran, SMA Negeri 2 Ungaran, SMP Negeri 30 Semarang, SMP Maria Mediatrix Semarang, dan SMK Negeri Jateng di Semarang. 

Inge mengakui saat ini generasi cenderung tumbuh dan berkembang dengan berbagai layanan digital dan pengaruh pop culture yang cukup masif, sementara budaya tradisional Indonesia perlahan dilupakan dan hal tersebut menjadi pemacu BCA terus memperkenalkan kesenian Indonesia kepada generasi muda melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif seperti gelaran Wayang for Student.

"Mereka jadi lebih memahami wayang. Bisa membedakan karawitan dan gamelan, serta lainnya. Animonya besar sekali. Apalagi di Semarang, ini merupakan kegiatan kelima kalinya. Selain di Semarang, Wayang for Student 2019 juga dilaksanakan di Jakarta dan Bandung," kata Inge.

Inge menambahkan semakin banyak kegiatan mengenalkan wayang kepada pelajar, harapannya semakin membangkitkan kecintaan siswa-siswi terhadap seni wayang dan mereka mendapatkan nilai positif kehidupan melalui cerita wayang.

Selain digelar di Semarang, Wayang for Student juga digelar di Bandung beberapa waktu lalu. “Secara rutin BCA menyelenggarakan kegiatan positif ini agar semakin banyak siswa-siswi Indonesia mengenal wayang sebagai budaya bangsa. Selain itu, kami berharap kegiatan Wayang for Student ini dapat ,” tutup Inge. 

Tidak hanya edukasi melalui pagelaran wayang, BCA turut menghadirkan pameran Financial Literacy, pameran sanggar seni dan budaya, pameran desa binaan, serta karawitan siswa-siswi Sekolah Dasar. Inge menambahkan, Wayang for Student merupakan program CSR Bakti BCA sejak tahun 2014 yang menjadi salah satu medium positif untuk anak-anak muda dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor BCA Wilayah II Yandy Ramadhani, dan Direktur Kesenian Kemendikbud Restu Gunawan. Turut hadir dalam acara pembukaan, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jawa Tengah Jumeri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Hermawati, Kepala Sekolah SMA Karangturi Semarang, SMA Semesta Semarang, SMA Negeri 1 Ungaran, SMA N 2 Ungaran, SMP Maria Mediatrix Semarang, SMP Negeri 30 Semarang, SMK Negeri 7, SMK Negeri Jateng di Semarang, SD N TlogosariWetan 02 dan SD N Lamper Kidul 02 dan lebih dari 700 pelajar dari 10 sekolah di Semarang.

Baca juga: Meriahkan Hari Wayang Nasional, Jateng tanggap wayang serentak
Baca juga: Siswa SMPN 2 Baturraden ubah barang bekas jadi wayang
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar