Ganjar apresiasi komitmen Perkindo tak korupsi

id rakerna perkindo,komitmen Perkindo tak korupsi,ganjar pranowo

Ganjar apresiasi komitmen Perkindo tak korupsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memukul gong pada pembukaan Rapat Kerja Nasional III Persatuan Konsultan Indonesia di Kota Semarang. (Foto:Wisnu Adhi)

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi anggota dan pengurus Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) yang berkomitmen untuk tidak melakukan berbagai tindak pidana korupsi dalam menjalankan profesinya.

"Saya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Perkindo dan komitmen antikorupsi yang ditunggu rakyat itu makin membuat para konsultan lebih bertanggung jawab, jujur, transparan serta akuntabel sehingga memiliki bargaining yang lebih baik," kata Ganjar saat membuka Rakernas III Perkindo di Hotel Santika Premiere, Semarang, Kamis.

Menurut Ganjar, dengan menjadi agen pemberantasan dan pencegahan korupsi, maka hasil pekerjaan para anggota Perkindo akan lebih bagus, berkualitas, serta awet.

Baca juga: Anggaran sapi bunting di Blora dikorupsi

Selain itu, efisiensi anggaran juga akan terjadi dan menjadi sesuatu yang progresif. "Perkindo ternyata sudah siap memasuki era kompetisi yang menuntut adaptasi, kompeten, serta tersertifikasi dengan membangun sumber daya manusia unggul," ujarnya.

Ganjar juga berpesan agar anggota Perkindo mau melaporkan kalau ada pejabat aparatur sipil negara (ASN) atau ada kelompok kerja yang mencoba melakukan korupsi serta gratifikasi dalam meloloskan perusahaan tertentu saat proses lelang maupun pengerjaan.

"Nanti kita langsung panggil dan berhentikan bila terbukti," tegasnya.

Baca juga: Bupati kena OTT KPK, anaknya: Ayah dijebak

Ketua Umum Perkindo Catur Wibowo mengakui jika era revolusi industri 4.0 akan banyak membawa perubahan dengan segala konsekuensinya sehingga penyedia jasa harus meningkatkan daya adaptasi dan inovasi terhadap berbagai perubahan lingkungan ekonomi yang begitu cepat.

Ia menjelaskan bahwa tujuan Rakernas III Perkindo adalah pemperkuat dan memperluas pasar jasa konsultansi, memperjuangkan perwujudan keadilan dan kesetaraan dalam pengembangan jasa konsultansi, dan meningkatkan daya adaptasi serta inovasi di era revolusi industri 4.0.

Selain itu, juga untuk sinkronisasi antara keputusan Dewan Pengurus Pusat yang tertuang dalam rencana strategis dengan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan dan sebagai forum silaturahim dari seluruh anggota terkait dengan isu-isu mutakhir yang berkembang.

"Mengingat bahwa perkembangan regulasi maupun ketentuan dari pemerintah yang sedemikian cepat berubah dan dinamis maka perlu adanya konsolidasi internal yang intensif untuk merespon perubahan tersebut," tuturnya.

Baca juga: KPK diminta tidak tebang pilih berantas korupsi
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar