MUI bakal undang UAS bahas video viral

id MUI, ustad Abdul Somad, UAS, majelis ulama Indonesia, video salib, ceramah UAS

MUI bakal undang UAS bahas video viral

Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramah agama di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Minggu (11/8/2019). (Dok ANTARA/HO-Yossi)

Jakarta (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengundang Ustadz Abdul Somad (UAS) ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk melakukan klarifikasi terhadap video ceramah UAS yang viral.

"Kami akan mengundang UAS dalam rangka klarifikasi atau tabayyun videonya yang belakangan viral. Hal tersebut sesuai dengan hasil keputusan Rapat Pimpinan Harian MUI hari Selasa, 20 Agustus 2019, yang menyepakati akan mengundang Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk bersilaturahmi sekaligus klarifikasi," ujar Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Dia menambahkan dengan mengundang UAS, pihaknya ingin menggali informasi untuk mengetahui secara detail tentang kronologi permasalahan agar nantinya tidak salah dalam mengambil keputusan.

Baca juga: UAS bakal didampingi Lembaga Adat Melayu Riau

"Maka kami perlu ber-tabayyun terlebih dulu dengan yang bersangkutan dan insyaallah beliau siap bertemu dengan kami hari ini jam 15.00 di kantor MUI."

Zainut menambahkan MUI ingin memposisikan diri sebagai mediator atau penengah dalam menyelesaikan masalah ini. MUI juga berharap masalah itu segera diselesaikan secara cepat

Untuk hal tersebut MUI mengimbau kepada semua pihak untuk bersabar, tetap tenang, tidak terpancing dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja ingin menciptakan keresahan di masyarakat dengan cara mengadu domba antarumat beragama.

Sebelumnya, ceramah UAS mengenai salib pada tiga tahun lalu kembali viral, yang berujung dilaporkannya UAS ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) atas tuduhan penistaan agama. 

Baca juga: Doakan jadi ustadz saja, pinta Abdul Somad
Baca juga: Ustaz Abdul Somad ajak masyarakat rawat multikulturalisme




 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar