Jamaah haji senam "Ngapak" di Jarwal Mekkah

id senam ngapak,kegiatan jamaah haji,jamaah haji indonesia,kesehatan haji,pelayanan haji

Jamaah haji senam "Ngapak" di Jarwal Mekkah

Jamaah haji mengikuti Olahraga Senam Ngapak di Kiswah Tower, Jarwal, Mekkah, Arab Saudi, pada 28 Juli 2019). (ANTARA/Hanni Sofia)

Mekkah (ANTARA) - Jamaah haji Indonesia bersenam Ngapak di Jarwal, Mekkah, daerah pemondokan bagi jamaah asal wilayah Jawa Tengah yang berbahasa Ngapak seperti Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Tegal, dan Brebes.

Di lobi dan halaman depan Hotel Kiswah Towers 1-2 (1001) Jarwal, Mekkah, Senin, orang-orang dengan berbagai usia melakukan Olahraga Senam Ngapak mulai pukul 06.00 sampai 08.00 waktu setempat.

Mereka berolahraga dengan panduan instruktur berbahasa Ngapak asli yang tak jarang mengundang tawa peserta. Kegiatan itu semakin meriah dengan adanya pembagian hadiah berupa kaus.

Kepala Sektor 10 Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Nurul Badruttamam mengatakan bahwa Olahraga Senam Ngapak (OSN) merupakan bagian dari program pembauran jamaah dalam kelompok terbang, sektor, dan daerah kerja.

"Ini adalah program kolaboratif, pembauran agar jamaah sehat, ceria, bahagia, dan yes. Jadi ini adalah program rutinitas setiap pagi mulai 06.30," katanya.

Kegiatan tersebut, menurut dia, dinamai Olahraga Senam Ngapak karena mayoritas jamaah yang tinggal di kawasan pemondokan Jarwal berasal dari daerah dengan bahasa Ngapak.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Mekkah PPIH 2019 Subhan Cholid mengatakan bahwa OSN merupakan bagian dari upaya PPIH mempersiapkan kondisi fisik jamaah menjelang acara puncak ibadah haji.

"Rekan-rekan di Sektor 10 ini punya inovasi Olahraga Senam Ngapak karena banyak jamaah di sini berasal dari Jawa Tengah bagian barat, logatnya Ngapak," katanya.

Subhan menilai kegiatan tersebut sangat positif karena mendorong jamaah untuk gerak badan mengingat cuaca yang sangat panas membuat kebanyakan jamaah memilih berdiam diri di dalam masjid.

"Cuaca sangat panas sehingga banyak jamaah berdiam di masjid, untuk itu diadakan senam seperti ini. Harapannya tentu jamaah bisa menjadi lebih bugar dan siap melaksanakan aktivitas yang nantinya memerlukan energi yang lebih besar ketika puncak penyelenggaraan ibadah haji," kata Subhan.

Ia menyarankan jamaah rutin melakukan olahraga ringan di kamar atau lorong hotel untuk menjaga kebugaran tubuh.

"Kalau sendiri mungkin malas ya jadi kalau bisa berkelompok seperti ini jadi semangat dan badan ini gerak dan mengeluarkan keringat," katanya.

Baca juga: Cuaca panas ekstrem, calon haji perlu waspadai "heat stroke"
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar