Logo Header Antaranews Jateng

Magelang Fair ditarget raup transaksi Rp4,8 miliar

Selasa, 30 April 2019 20:51 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (kanan) meninjau stan pameran UMKM pada Magelang Fair 2019. (Heru Suyitno)

Magelang (ANTARA) - Transaksi penjualan produk pada Magelang Fair yang berlangsung 30 April-4 Mei 2019 ditargetkan mencapai Rp4,8 miliar, kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang Sri Retno Murtiningsih.

"Transaksi penjualan produk pada penyelenggaraan Magelang Fair 2018 mencapai Rp4,4 miliar, tahun ini ditarget naik menjadi Rp4,8 miliar," katanya pada pembukaan Magelang Fair 2019 di Alun-Alun Magelang, Selasa.

Ia mengatakan kegiatan yang diikuti 198 stan ini bertujuan antara lain memperkuat hubungan kerja sama antardaerah kabupaten dan kota, sektor swasta, komunitas seni, pelaku ekonomi kreatif, wirausahawan, dan masyarakat serta akademisi.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk-produk UMKM Kota Magelang agar mampu bersaing di eks- Karesidenan Kedu khususnya dan mampu berkontribusi pada perekonomian nasional pada umumnya

"Magelang Fair juga sebagai sarana menjalin kerja sama antara pelaku usaha UMKM dengan dunia perbankan serta dunia usaha pada umumnya," katanya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan kegiatan ini setiap tahun diadakan dan akan terus diselenggarakan, karena pemerintah memang memfasilitasi kegiatan seperti ini sebagai ajang promosi, ajang mengenalkan produk UMKM kepada masyarakat.

Menurut dia, kegiatan seperti ini sangat efektif untuk berinteraksi maupun bertransaksi sehingga menimbulkan efek ekonomi yang baik, muaranya adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk terus membimbing UMKM dengan baik, bahkan beberapa waktu yang lalu pelaku UMKM diajak menyaksikan Inakraf di Jakarta. Dengan melihat seperti itu akhirnya UMKM bermimpi dan membandingkan dengan produk nusantara dan akhirnya mereka tidak hanya berpikir lokal tetapi regional bahkan internasional," katanya.

Ia mengatakan persaingan produk UMKM di Indonesia itu global, sudah tingkat dunia. Mudah-mudahan dengan pencerahan ini saling sinergi antardaerah, bisa memberikan inspirasi untuk lebih baik lagi.

"Saya berpesan pada pelaku UMKM untuk terus meningkatkan daya saing, dapat menjaga kualitas maupun mutu produk dengan baik karena Kota Magelang menempati daya saing terbaik tingkat Jateng harus kita pertahankan bersama," katanya.



Pewarta:
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2026