
Seorang santri hanyut di Kali Bolong Magelang

Magelang (Antaranews Jateng) - Seorang santri Pondok Pesantren Nurul Islam Kauman, Desa Pirikan, Secang, Kabupaten Magelang bernama Sofyan (17) hanyut di Kali Bolong.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto di Magelang, Jumat, mengatakan kecelakaan sungai tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.
Ia menuturkan pada pukul 14.00 WIB sebanyak 3 orang santri Pondok Pesantren Nurul Islam Kauman mandi di Kali Bolong.
Sekitar pukul 15.00 WIB tiba-tiba banjir datang sehingga ketiga santri tersebut terbawa aliran sungai dan 2 orang santri atas nama Ferdy (15) dan Safii (15) dapat menyelamatkan diri, sedangkan Sofyan hanyut terbawa aliran sungai.
Atas kejadian tersebut masyarakat bersama relawan melakukan penyisiran di aliran Kali Bolong dan di titik pertemuan Kali Bolong dengan Kali Elo.
Pada pukul 17.30 WIB, katanya ada peningkatan debit aliran Kali Bolong dan Elo karena di hulu sungai hujan deras.
Tim BPBD Kabupaten Magelang melakukan pemantauan di beberapa lokasi, antara lain di Jembatan Canguk.
Ia menyampaikan pencarian korban oleh Tim SAR gabungan (BPBD Kabupaten Magelang, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Polsek, Koramil, Pemdes Pirikan, pengurus pondok dan relawan) di sepanjang aliran Kali Bolong dilanjutkan di aliran Kali Elo.
"Pada pukul 17.30 WIB pencarian dihentikan karena hujan dan dilanjutkan pemantauan," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor:
Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026
