Logo Header Antaranews Jateng

BNI Slamet Riyadi distribusikan 6.000 kartu elektronik

Selasa, 18 Desember 2018 15:16 WIB
Image Print
Pimpinan Cabang BNI Slamet Riyadi Fahrulrazi saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Slamet Riyadi Surakarta hingga saat ini sudah menjual sekitar 6.000 lembar kartu "e-money" atau uang elektronik kepada masyarakat sebagai dukungannya atas kebijakan penggunaan uang elektronik.

"Dengan sistem pembayaran ini mempermudah masyarakat sebagai nasabah untuk melakukan aktivitas sehari-hari," kata Pimpinan Cabang BNI Slamet Riyadi Fahrulrazi di Solo, Selasa.

Menurut dia, beberapa aktivitas transaksi yang bisa dilakukan dengan menggunakan kartu uang elektronik, di antaranya pembayaran tol dan transaksi ritel.

Ia mengatakan angka tersebut sudah sekitar 60 persen dari target penjualan pada tahun ini.

Melihat antusiasme masyarakat, pihaknya menargetkan penjualan sebanyak 10.000 lembar kartu uang elektronik pada tahun depan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Surakarta Bandoe Widiarto mengimbau kepada perbankan terus mengenalkan kartu uang elektronik kepada masyarakat.

"Khususnya bank-bank yang saat ini sudah terlibat dalam pelayanan pembayaran tol, harapannya terus memberikan sosialisasi," katanya.

Dia mengatakan saat ini ada enam kartu elektronik, yaitu E-Money dan E-Toll dari Bank Mandiri, Brizzi dari BRI, Tapcash milik BNI, E-Blink dari BTN, E-Bima dari Bank Jateng, dan Flazz milik BCA.

Sementara untuk menyukseskan program pembayaran nontunai tersebut, BI bersinergi dengan pemerintah daerah berupaya mengawal implementasi transaksi nontunai di daerah.

"Selain untuk pengguna jalan tol, tujuannya adalah untuk mendorong penggunaan uang elektronik dalam penyaluran bantuan sosial nontunai serta transaksi lain dalam rangka mendorong efisiensi perekonomian," katanya.



Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026