Potensi Pariwisata Batang Ditawarkan ke Wisatawan Jepang

id bupati batang

Potensi Pariwisata Batang Ditawarkan ke Wisatawan Jepang

Bupati Batang Wihaji siap menawarkan potensi pariwisata pada wisatawan Jepang dan Korea Selatan. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Kutnadi)

Batang, ANTARA JATENG - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menawarkan potensi pariwisata pada wisatawan Jepang dan Korea Selatan berkunjung ke daerah setempat.

Bupati Batang Wihaji di Batang, Senin, mengatakan bahwa sebenarnya wilayah Batang memiliki banyak potensi objek wisata yang bisa ditawarkan pada wisatawan asing karena memiliki keindahan alam serta nilai seni dan budaya yang tidak dimiliki oleh daerah lain.

"Kami akan mengajak wisatawan Jepang dan Korea Selatan singgah atau menikmati keindahan alam di sejumlah objek wisata andalan di daerah ini," katanya.

Ia mengatakan bahwa pemkab bersama komunitas warga desa terus membenahi sarana dan parasarana beberapa objek wisata yang berada di perdesaan.

"Kami akan menggenjot pengembangan potensi wisata dengan memperdayakan masyarakat desa. Tujuan pengembangan pariwisata di Batang ini sekaligus sebagai upaya menyukseskan program `Heaven of Asia` dan `Visit to Batang 2022`," katanya.

Sejumlah potensi wisata yang bisa ditawarkan pada wisatawan asing maupun lokal, antara lain, Pantai Sigandu, agrowisata Pagilaran, Pantai Ujungnegoro, tempat hiburan Kramat, dan kolam renang Bandar.

Beberapa potensi lain yang bisa ditawarkan kepada wisatan asing, antara lain, wisata alam Patran Kecamatan Bawang, curug Sirawe, dan paralayang.

"Kami optimistis potensi wisata tersebut dikembangkan dengan baik maka wisatawan asing maupun domestik akan berkunjung ke objek wisata itu," katanya.

Ia mengatakan bahwa wisata Patran yang berada di Desa Kebaturan memiliki keindahan alam yang memesona karena di lokasi itu para wisatawan akan dimanjakan dengan gardu pandang, curug Kali Elang, kebUn stroberry, batu lumpang, dan penangkaran rusa.

"Kami menjamin bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Patran Desa Kebaturan akan enggan beranjak dari lokasi itu," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar