Logo Header Antaranews Jateng

Ribuan Personel Jepara Disiapkan Amankan Kunjungan Presiden

Jumat, 24 November 2017 20:44 WIB
Image Print
Ilustrasi - Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman didamping Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengecek pasukan kendaraan pengawalan VVIP di halaman parkir Stadion Manahan Solo, Jumat. (Foto:ANTARAJATENG.COM/Bambang Dw

Jepara, ANTARA JATENG - Sebanyak 2.000 personel gabungan TNI dan Polri disiapkan untuk mengamankan rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada 1 Desember 2017.

"Selain personel gabungan dari TNI dan Polri, ada pula personel dari Perhubungan," kata Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki di Jepara, Jumat.

Untuk personel TNI, kata dia, terdiri dari personel dari Kodam IV/Diponegoro dan Kodim 0719/Jepara, sedangkan dari kepolisian, berasal dari Polda Jateng dan Polres Jepara.

Personel dari Batalyon 400 Banteng Raider, kata dia, juga ikut dilibatkan sebagai pasukan pengamatan.

"Kami hari ini (24/11) baru saja menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak di Pondok Pesantren Balekambang. Kami juga sudah mendapat arahan dari Kodam IV/Diponegoro," ujarnya.

Rencananya, sehari menjelang kunjungan presiden akan dilakukan gelar pasukan pengamanan serta pembersihan area yang akan dikunjungi.

Terkait rencana tersebut, kata Basuki, masyarakat juga sudah diinformasikan, sehingga mereka bisa memahami kondisi setempat.

"Warga juga akan dilibatkan, karena nantinya akan disediakan ojek kendaraan menuju pondok, mengingat kendaraan roda empat dimungkinkan tidak bisa tertampung semuanya," ujarnya.

Akses jalan menuju pondok, lanjut dia, memang tidak lebar.

Rencananya, lanjut dia, kunjungan Presiden RI ke Jepara untuk menghadiri pembukaan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK-kompetisi membaca, menerjemahkan, dan menjelaskan isi kandungan kitab yang biasa dikaji di pesantren) VI di Pondok Pesantren Balekambang, Kecamatan Nalumsari, Jepara melalui jalur udara.

"Nantinya, pesawat kepresidenan akan mendarat di Bandara Ahmad Yani. Kemudian dilanjutkan dengan helikopter dan mendarat di Lapangan Gelora Bumi Kartini Jepara," ujarnya.

Selanjutnya, presiden menuju ke Alun-alun Jepara untuk membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta sertifikat tanah.

"Presiden rencananya menunaikan salat jumat di Masjid Agung Baitul Makmur Jepara, kemudian makan siang di Pendopo Kabupaten," ujarnya.

Rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Ponpes Balekambang menggunakan helikopter, karena jalur darat dinilai rawan kemacetan.

Pesawat helikopter yang ditumpangi Presiden Jokowi tersebut, rencananya akan mendarat di Lapangan Mayong, Kabupaten Jepara, selanjutnya menggunakan kendaraan kepresidenan menuju pondok.

Terkait permintaan agar Presiden Jokowi mengunjungi PKU Muhammadiyah yang ada di Mayong, kata dia, belum mengetahui secara pasti apakah presiden langsung atau menyempatkan diri ke PKU Muhammadiyah.

Untuk antisipasi kerawanan, katanya, sementara ini belum terlihat ada kerawanan, sedangkan kemungkinan adanya aksi buruh untuk memanfaatkan kunjungan presiden sudah dikoordinasikan dengan kepolisian.

"Kami justru perlu mewaspadai terkait cuaca. Mudah-mudahan saat kunjungan presiden cuacanya bagus," ujarnya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026