Saiful Hadi dimakamkan di Cisarua, Bogor

id saiful hadi dimakamkan di cisarua bogor

Saiful Hadi dimakamkan di Cisarua, Bogor

Dokumentasi mantan Direktur Utama Kantor Berita ANTARA, Saiful Hadi (kiri), saat berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (kanan), seusai wawancara khusus, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/4). Saiful Hadi meninggal dunia pada pukul 21.30 WIB Mingg

Bogor, Jawa Barat, ANTARA JATENG - Mantan Direktur Utama Kantor Berita ANTARA, Saiful Hadi, dimakamkan di komplek pemakaman keluarga Yayasan Darul Quran KH Idham Chalid, di Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin siang.

Jenazah tiba di komplek pemakaman pukul 13.46 WIB menggunakan ambulans diiringi keluarganya besarnya, istri dan anak almarhum, serta kerabat. Juga turut mengiringi adalah keluarga besar Kantor Berita ANTARA, yang sebagian di antara mereka menyambut jenasah di tengah hujan gerimis. 

Prosesi pemakaman diiringi hujan gerimis, keluarga besar Kantor Berita ANTARA menyambut kedatangan jenazah dan menggotong keranda menuju liang lahat.
Dia merupakan wartawan karir Kantor Berita ANTARA yang dididik melalui Kursus Dasar Pewarta Kantor Berita ANTARA Angkatan 1988. Dia pernah menjadi kepala biro Kantor Berita ANTARA di Den Haag, Belanda, dan direktur keuangan serta direktur pemberitaan Kantor Berita ANTARA. Di lingkup Negara-negara Non Blok, dia juga aktif memotori keseimbangan arus informasi kepada dunia. 

Sebelum dimakamkan, jenazah dishalatkan kembali di mushola yang berada dalam komplek Yayasan Darul Quran KH Idham Chalid, yang berada dekat dari makan keluarga.

Makam Saiful Hadi berada di samping pusara pamannya dan sepupunya. Sementara di tengah komplek makan terdapat makan ayahandanya, KH Idham Chalid, bersebelah dengan makan ibunya, Hajah Mastura Binti Abdul Karim.

GM SDM dan Umum Kantor Berita ANTARA, Inderahadi Kartakusumah, menyebutkan almarhum wafat pada pukul 21.30 WIB Minggu, di Jakarta.
"Sebelumnya beliau sempat mengeluh sesak nafas, di ruang ICU RS Siloam Jakarta Selatan. Dokter menyatakan penyebabnya karena serangan jantung," kata Inderahadi.

Berdasarkan keterangan Inderahadi, sejak satu tahun terakhir Saiful Hadi sudah menderita sakit gula. Sebelum dimakamkan, dilakukan prosesi pernikahan putri sulung almarhum di hadapan jenazah ayahnya.

Almarhum meninggalkan satu putra dan dua putri. Saiful diangkat sebagai direktur utama Kantor Berita ANTARA berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-371/MBU/2012 untuk masa jabatan lima tahun sejak 10 Oktober 2012 hingga 22 Januari 2016.

Saiful merupakan putra dari mantan Ketua Umum PB NU, KH Idham Chalid, yang juga ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden Nomor 113/TK/2011/ Tanggal 7 November 2011.

Saiful lahir di Jakarta 14 September 1958 dengan nama lengkap Mohammad Saiful Hadi wafat diusia 59 tahun.

Tangis kesedihan terlihat dari wajah istri almarhum Rina Hermina saat mengiringi jenazah menuju liang lahat, putri dan putranya.

Almarhum meninggal menjelang peringatan 100 tahun ibunya wafat yang rencananya digelar 21 Oktober 2017.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar