Logo Header Antaranews Jateng

Hewan Kurban di Kudus Diberi Label Sehat

Rabu, 23 Agustus 2017 11:49 WIB
Image Print
Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memasangkan label sehat pada hewan ternak kerbau di Pasar Hewan Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Rabu (23/8). (Foto: Antara Jateng.news.com/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus, ANTARA JATENG - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memberikan label sehat terhadap hewan ternak yang dijual di pasar ternak untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang hendak membeli hewan ternak untuk dijadikan hewan kurban.

Menurut Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Sa`diyah di Kudus, Rabu, pemberian label sehat terhadap hewan ternak dimulai sejak sepekan sebelumnya.

Dinas Pertanian dan Pangan menyediakan 800 label dan sekitar

300 label sudah dipasangkan pada hewan ternak yang dijual di pasar hewan di Kudus.

Sementara saat ini dicetak lagi sebanyak 500 label untuk antisipasi lonjakan jumlah hewan ternak yang akan dijual di pasar ternak di Kabupaten Kudus.

Sebelum diberi label sehat, hewan ternak diperiksa terlebih dahulu.

"Jika kondisinya sehat, hewan ternak tersebut diberi label tersebut," ujarnya ditemui di sela-sela pemasangan label sehat pada hewan ternak di Pasar Ternak Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Ia mengatakan label sehat tersebut diberikan untuk semua hewan ternak mulai dari sapi, kerbau, kambing dan domba.

Sebelumnya, Dinas Pertanian juga sudah melakukan pemeriksaan hewan ternak di Kudus menjelang Hari Raya Idul Adha.

Pemeriksaan tersebut merupakan program rutin, namun mendekati Hari Raya Idul Adha ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran penyakit hewan menjelang perayaan kurban.

Peningkatan pemantauan kesehatan hewan ternak dimulai sejak bulan Juli 2017, guna mencegah kemungkinan masuknya penyakit berbahaya.

Penyakit pada hewan ternak yang patut diwaspadai salah satunya penyakit antraks.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026