
Terduga Teroris Ini 2 Tahun Tinggalkan Rumah

Sukoharjo, ANTARA JATENG - Terduga teroris Wahyudi (30) warga Dukuh Sono, RT 03, RW 02, Desa Bugel, Pulokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri, sudah 2 tahun ini tinggalkan rumah dan keluarganya.
Menurut Sarmadi (38), kakak ipar Wahyudi, pihak keluarga istrinya tidak cocok dengan tingkah laku dia yang agak aneh sehingga dia bersama istrinya, Siti, diusir dari rumahnya.
"Wahyudi dan istrinya Siti, adik ipar saya, kemudian meninggalkan rumah dan pindah ke Cemani. Dia bekerja di laundry kiloan, Jalan Sidomukti Cemani Sukoharjo," kata Sarmadi di Sukoharjo, Senin.
Menurut dia, awalnya Wahyudi tidak mau menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepada daerah (pilkada). Cara berpakaiannya berubah dengan memelihara jenggot, rambut panjang, mengenakan celana tiga perempat, sedangkan istrinya mendadak mengenakan cadar.
"Orang tua istri Wahyudi awalnya meminta dia berpikir untuk lebih mencintai keluarganya. Namun, Wahyudi tetap dengan kepercayaannya dan dia bersama keluarganya kemudian meninggalkan rumahnya," katanya.
Namun, dirinya kaget setelah mendapat pemberitahuan dari perangkat desa dan polisi serta TNI menyebutkan Wahyudi ditangkap oleh Densus 88 di Jalan Ciu Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Senin sekitar pukul 04.30 WIB.
"Saya diberi tahu soal itu, baru sekitar pukul 11.00 WIB, dan keluarga hanya pasrah dengan polisi. Namun, keluarga berharap istrinya bisa kembali ke rumah keluarga," katanya.
Ayu Detia (31), pemilik Ruko Jasa Laundry kiloan di Jalan Sidomukti No. 33 Cemani Sukoharjo mengatakan bahwa Wahyudi memang salah satu karyawannya. Dia bersama istriya, Siti tinggal di ruko ini, dan bekerja belum ada 1 tahun.
"Wahyudi anaknya rajin dan jujur sehingga dia bersama keluarganya dipercaya untuk menunggu ruko saya," kata Ayu Detia.
Namun, Ayu Detia tidak menyangka jika Wahyudi ditangkap oleh polisi karena diduga terlibat dalam rencana bom panci di Istana Merdeka. Namun, Ayu Detia tidak mengetahui secara pasti keterlibatannnya.
"Saya saat penggeledahan di ruko saya kaget kenapa banyak polisi," kata Ayu.
Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama anggota Polres Sukoharjo melakukan penggeledahan di ruko, Jalan Sidomukti No. 33 Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin siang.
Tim Densus yang dibantu anggota Polres dan Satuan Brimob melakukan penggeledahan di tempat kerja terduga teroris Wahyudi (30) di ruko milik Ayu Detia, Senin sekitar pukul 13.30 WIB.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
